Sat, 27 June 2026

Seminar Inklusivitas Antar Iman Warnai Penutupan Dies Natalis SAA Ke-58 di UIN Bandung

Reporter: Nisrina Aulia Diena | Redaktur: Nida Rasya Kania | Dibaca 67 kali

Sumber foto: Dokumentasi panitia

JURNALPOSMEDIA.COM – Penutupan Dies Natalis Studi Agama-Agama (SAA) ke-58 menggelar acara seminar bertema Inklusivitas Antar Iman di Gedung Abdjan Soelaeman UIN Bandung, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Dies Natalis yang telah berlangsung sejak Mei 2026.

Ketua Pelaksana kegiatan, Fuad Ahmad Hudaya, mengatakan seminar dipilih sebagai wadah untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terkait pentingnya sikap toleransi dalam kehidupan beragama. Ia menjelaskan bahwa tema “Membangun Ruang Inklusif Antar-Iman di Tengah Tantangan Keberagaman” diangkat untuk mendorong mahasiswa memiliki sikap terbuka serta mampu merespon perbedaan di tengah masyarakat yang beragam .

“Seminar ini menjadi salah satu fokus utama karena berkaitan langsung dengan keilmuan SAA. Kami ingin mahasiswa mampu menjadi agen moderasi beragama,” ujar Fuad, pada Rabu (24/6/2026).

Fuad menjelaskan Dies Natalis SAA ke-58 terdiri dari berbagai rangkaian kegiatan, seperti lomba olahraga, e-sport, peringatan Hari Buku Nasional, hingga seminar dan band performance sebagai puncak acara. Ia menyebutkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan selama kurang lebih dua setengah bulan.

Dalam konteks seminar tersebut, Fuad menambahkan bahwa peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya keterbukaan terhadap perbedaan serta cara membangun komunikasi yang harmonis antar pemeluk agama.

Salah satu peserta seminar, Salsabila, mengaku tertarik mengikuti seminar tersebut karena sesuai dengan bidang studinya. Ia menilai materi yang disampaikan cukup menarik dan relevan dengan kondisi saat ini.

“Materinya sangat menarik karena pematerinya berwawasan luas,” ujar Salsabila, Rabu (24/6/2026).

Salsabila mengatakan pelaksanaan seminar berjalan cukup baik meskipun jumlah peserta masih terbilang minim. Ia berharap kegiatan serupa dapat lebih berkembang ke depannya dan menjangkau lebih banyak mahasiswa.

“Harapannya acara bisa lebih tepat waktu dan peminatnya lebih banyak,” katanya.

Fuad berharap kegiatan seminar dalam Dies Natalis ini dapat terus dilaksanakan di tahun berikutnya. Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran toleransi serta memperkuat solidaritas mahasiswa SAA di lingkungan kampus.

Bagikan :

Tinggalkan komentar pertama