Fri, 6 March 2026

Great Bandung Mengubah Sampah Jadi Voucher Belanja

Reporter: FATHIA KAPPARINI | Redaktur: ANGGIA ANANDA SAFITRI | Dibaca 1226 kali

(Sumber foto: Rifki Rafsanjani/Kontributor)

JURNALPOSMEDIA.COM – Komunitas Great Bandung kembali menggelar ‘Bazaar Bayar Pakai Sampah’ untuk keempat kalinya dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung yang ke-215 di Balai Kota Bandung, Sabtu (18/10/2025).

Kegiatan ‘Bazar Bayar Pakai Sampah’ yang digelar Komunitas Great Bandung, diikuti oleh ratusan warga. Melalui bazaar ini, masyarakat dapat menukarkan sampah anorganik dengan voucher belanja yang nilainya disubsidi sebesar 50%.

Salah satu pengurus Bank Sampah Great Bandung, Suherman Tjandra menjelaskan, salah satu tujuan program ini untuk mengedukasi masyarakat bahwa sampah memiliki nilai ekonomi. Pada kegiatan ini Great Bandung juga memberi bonus khusus untuk menarik minat warga.

“Jadi kami tuh awalnya mengedukasi ke masyarakat. Pada hari ini dalam rangkaian Hari Jadi Kota Bandung ke-215, kami juga memberi bonus. Misalnya sampahnya bernilai Rp50.000, itu dapat vouchernya Rp75.000, ini untuk menarik masyarakat supaya peduli tentang sampah,” ujarnya saat di wawancarai Jurnalposmedia, Sabtu (18/10/2025).

Selain ‘Bazaar Bayar Pakai Sampah’ acara ini juga diramaikan dengan berbagai jenis kegiatan lainnya, seperti pagelaran seni dan budaya, bazaar UMKM, serta layanan sosial (pengobatan gratis untuk 300 orang). Dan pada kegiatan ini juga panitia memberikan 1.300 kacamata gratis, hasil kerja sama dengan Lions Club.

Pengurus Great Bandung lainnya, David Suhendra menambahkan bahwa pada acara ini terdapat juga stand yang menjual barang layak pakai seperti sepatu, tas, serta pakaian dengan harga mulai dari Rp2.000.

“Ya kalau untuk hari ini sih keuntungan lebihnya lagi juga, ada stand-stand dari kami yang menjual barang-barang layak pakai. Dan beberapa sebagian baru. Itu sepatu, tas, dan selimut. Kemudian juga pakaian-pakaian. Dengan harga yang murah. Dari Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000. Jadi bawa kesini sampah sudah disubsidi 50% bisa dapat juga barang-barang dengan harga murah,” tuturnya saat diwawancarai.

Terakhir Suherman mengungkapkan harapan kedepannya untuk para pengunjung bazaar ini.

“Kalo dari kami sih mengharapkan moment ini, adalah salah satu pembuktian kami edukasi ke masyarakat, jadi sampah itu sebetulnya ada nilai lebih. Jadi jangan buang sampah sembarangan lah. Karena ada nilainya. Kan di ajaran kita juga sama-sama kebersihan adalah salah satu sebagian dari iman,” ujarnya.

Salah satu pengunjung Eka Safutri mengungkapkan pengalamannya saat mengunjungi kegiatan ‘Bazaar Pakai Sampah’ menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberi manfaat lingkungan, namun juga menambah wawasan bagi ia dan anaknya.

“Pengalamannya sangat menarik, ya, dan membuka wawasan ke kita juga. Termasuk saya punya anak kecil juga, di mana kita bisa melihat budaya-budaya di Indonesia. Selain itu juga, toleransi beragamanya juga, ya. Itu sangat jadi masukan, gitu, buat anak saya, buat saya pribadi juga,” tuturnya saat diwawancarai Jurnalposmedia, Sabtu (18/10/2025).

Terakhir Eka memberikan saran untuk acara ini kedepannya, yaitu lebih sering diadakannya acara Bazaar ini karena dengan adanya acara ini dapat menambah pengetahuan tentang jenis dan pengelolaan sampah serta melalui kegiatan ini, kita tidak hanya belajar memilah sampah, tetapi juga mengenal berbagai spesies yang berperan dalam proses penguraian sampah, seperti lalat, belatung, dan mogat. Ia berharap kegiatan serupa dapat rutin digelar karena memiliki nilai edukatif yang tinggi bagi masyarakat.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Terlama
Terbaru Suara Banyak
Inline Feedbacks
View all comments