Tue, 21 May 2024

Menilik Persiapan Dema-UIN Bandung Hadapi PBAK 2021

Reporter: Mega Siti Rohimah/Siti Mariyam | Redaktur: Sherly Putri Febrianti | Dibaca 238 kali

Tue, 10 August 2021
PBAK UIN Bandung
Ilustrator: Dini Putriani Rahman

JURNALPOSMEDIA.COM – Berbagai upaya mulai dilakukan Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Bandung (Dema-U) menjelang pelaksanaan Pengenalan Budaya dan Akademik (PBAK). Digelar akhir Agustus mendatang, kegiatan ini dilaksanakan secara daring dengan inovasi baru.

Demi menunjang nilai partisipatif peserta, Dema-U akan memperbanyak konten kreatif melalui beberapa agenda yang dikemas menarik. Seperti, tidak hanya menampilkan profil UIN Bandung saja, tetapi profil fakultas, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) pun turut diperlihatkan.

Persiapan Dema-U Hadapi PBAK 2021

Menilik mekanisme pelaksanaan PBAK 2021, Ketua Dema-U, Malik Fajar Ramadhan mengaku masih menyesuaikan dengan kondisi tentatif.

“Mekanismenya, dilaksanakan dalam bentuk daring untuk para peserta. Namun, secara hybrid (untuk panitia), ada pelaksanaan di tempat. Hal itupun masih melihat kondisi tentatif, khususnya pada 30-31 (Agustus), diharapkan segera membaik,” jelas Malik saat diwawancarai Jurnalposmedia via WhatsApp, Senin (9/8/2021).

Malik mengungkapkan, dari segi persiapan, pihaknya sedang merampungkan kepanitiaan dan sudah melakukan sosialisasi kepada pihak-pihak terkait.

“Persiapan Dema-U sudah berjalan dan saat ini sedang merampungkan kepanitiaan. Kita (Dema-U) sudah melakukan sosialisasi dengan UKM dan UKK, sudah juga mengadakan rapat koordinasi dengan Dema-F,” ungkapnya.

Selain itu, sosialisasi PBAK akan dilaksanakan pada minggu terakhir sebelum pelaksanaan.

“Untuk sosialisasi kepada mahasiswa baru, rencananya akan disampaikan pada minggu terakhir sebelum pelaksanaan. Adapun posisi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) itu bisa memberikan pertanyaan lebih lanjut terkait bagaimana PBAK di fakultasnya masing-masing. Sosialisasi PBAK tingkat universitas maupun fakultas akan ada di akun Instagram @pbakuinsgd,” tutur Malik.

Pada 4 Agustus lalu, pihak Dema-U telah menyampaikan rencana pendistribusian kuota dan penimbangan durasi pelaksanaan PBAK tahun lalu pada rapat perdana pembahasan PBAK 2021 dengan birokrasi kampus.

“Secara umum, saya berharap terkait kuota, pihak kampus bisa menyetujui dan memenuhi. Jika tidak, semoga pelaksanaan PBAK ini enggak usah terlalu lama, hal yang tidak perlu ya sudah jangan diadakan,” ujarnya.

Kepastian Penanggung Jawab Fasilitas PBAK

Terkait fasilitas PBAK seperti sertifikat dan almamater, Dema-U sudah memberikan saran kepada birokrat. Hal ini sebagai upaya agar kejadian tahun lalu tidak terulang kembali.

“Mangkannya, kita (Dema-U) mengupayakan secepatnya dibagikan. Kalau bisa dalam jangka waktu seminggu sudah bisa dibagikan, karena lebih cepat lebih baik kan?” ungkap Malik.

Sedangkan untuk penanggung jawab pengadaan barang dan jasa, Malik menyarankan untuk  menanyakan langsung kepada pihak kampus. Pada prosesnya, pengadaan tersebut menggunakan mekanisme lelang.

“Untuk lebih detail, silakan tanyakan ke pihak kampus. Pihak Dema-U sudah siap jika pihak kampus menunjuk kita untuk membagikan barang atau fasilitas PBAK. Dengan mekanisme online ataupun offline kita sudah punya konsepnya. Konsep ini pun yang kita tawarkan untuk fasilitas PBAK tahun 2020 lalu,” tutupnya.

 

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments