Selain Peringatan KAA, 18 April Juga Rekam Peristiwa Bersejarah Lainnya

JURNALPOSMEDIA.COM- Peringatan Konferensi Asia-Afrika (KAA) setiap 18 April menjadi salah satu hari bersejarah bagi Indonesia, terkhusus bagi Kota Bandung. Penyelenggaraan KAA berlangsung dari 18 April (pembukaan) hingga 24 April 1955, bertempat di Gedung Merdeka.

Selain menjadi hari bersejarah bagi rakyat Indonesia, rupanya ada beberapa fakta yang juga terekam pada 18 April. Berikut Jurnalposmedia telah merangkumnya untuk Anda.

  1. Tanggal Wafat Albert Einstein

Dilansir dari asianafricanmuseum.org, Ilmuwan Fisika Albert Einstein dalam sejarah tercatat wafat pada Senin, 18 April 1955 di Rumah Sakit Princeton, New Jersey, Amerika Serikat. Hari kepergiannya ini bertepatan dengan tanggal sidang pembukaan Konferensi Asia-Afrika.

Salah satu agenda pembahasan KAA adalah tentang perang dingin sebagai dampak perlombaan pembuatan senjata dan pengembangan nuklir yang lekat dengan teori cetusan Einsten.

Akhirnya, berita kepergian Albert Einstein ‘Albert Einsten Dead’ bersanding dengan berita KAA ‘President Soekarno’s Call for Solidarity: Colonialism Not Yet Dead’ di halaman muka media nasional India Hindustan Times edisi Selasa, 19 April 1955.

  1. Albert Einstein Tokoh Anti-Imperialisme

Dalam memoar Ali Sastroamidjojo yang bertajuk Tonggak-Tonggak di Perjalananku, gagasan solidaritas rakyat Asia-Afrika ternyata telah bergulir jauh sejak masa Hindia Belanda. Nyaris 30 tahun sebelum KAA bergulir, Mohammad Hatta mewakili perhimpunan Indonesia di Belanda dalam sebuah kongres Liga anti-Imperialisme, anti penindasan kolonial, dan pro-Kemerdekaan Nasional.

Kongres itu berlangsung mulai 10 Februari sampai 15 Februari 1927 di Kota Brussel, Belgia. Dalam kongres, Mohammad Hatta dipilih sebagai anggota badan eksekutif bersama dengan tokoh pemuda Asia dan Afrika lainnya, seperti Pandit Jawarharlal Nehru (India), Liau (China), dan Senghor (Afrika). Mereka menggelorakan satu jiwa dan satu suara untuk melawan imperialisme.

Menariknya, tidak banyak yang tahu bahwa ketua kehormatan dari Liga anti-Imperialisme, anti penindasan kolonial, dan pro-Kemerdekaan Nasional adalah seorang fisikawan yakni Albert Einstein.

  1. Tanggal Kompromi Pelaksanaan KAA

Konferensi Bogor akhir Desember 1954 di Istana Presiden tidak pernah merinci tanggal pelaksanaan KAA. Melainkan hanya menyebut minggu terakhir April 1955.

Namun ternyata, akhir April 1955 sudah memasuki bulan puasa sehingga negara-negara Timur Tengah sulit untuk datang. Akhirnya KAA diusulkan dibuka pada 15 April 1955. Tetapi tanggal itu adalah hari suci bagi umat Buddha, Burma, Thailand, dan negara-negara Indochina lainnya.

Terlebih kala itu Ketua Delegasi India, Jawaharlal Nehru dan Ketua Delegasi Mesir, Gamal Abdel Nasser sudah dipastikan akan singgah di Rangoon, Burma untuk menghadiri acara Burma’s New Year Water Festival (Thingyan). Akhirnya di tengah-tengah jepitan tanggal tersebut, diputuskanlah 18 April 1955 sebagai pelaksanaan KAA.

  1. Hari Bersejarah Amerika Serikat

18 April 1775 bagi bangsa Amerika Serikat adalah hari bersejarah dalam perjuangannya melawan kolonialisme. Paul Revere, seorang patriot muda pada malam hari di tanggal tersebut melesat kencang dengan menunggangi kuda dari pelabuhan Boston di Kota Concord.

Ia membangkitkan semangat perlawanan terhadap tentara Inggris yang sedang mendarat. Peristiwa itu terjadi di tengah pergolakan revolusi kemerdekaan Amerika Serikat melawan kolonialisme Inggris. Kisah ini kemudian disinggung oleh Presiden Soekarno dalam pidato pembukaan Konferensi Asia-Afrika.

Leave A Reply

Your email address will not be published.