Sat, 20 June 2026

Dari Kegagalan Menuju Prestasi, Kisah Abdullah Syahid yang Menginspirasi

Reporter: Asthri Rafa | Redaktur: Nida Rasya Kania | Dibaca 32 kali

Sumber foto: Dokumentasi pribadi

JURNALPOSMEDIA.COM – Bagi Abdullah Syahid Al Mubarok, keberanian untuk mencoba dan keluar dari zona nyaman menjadi kunci di balik berbagai prestasi yang berhasil diraihnya selama menempuh pendidikan di UIN Bandung. Melalui proses belajar dan pengalaman yang tidak selalu mudah, ia berhasil menorehkan sejumlah pencapaian di bidang dakwah dan pengembangan diri.

Dengan pembawaan yang tenang, Syahid aktif mengembangkan kemampuan dirinya melalui berbagai kompetisi dan kegiatan pengembangan diri. Pengalaman tersebut menjadi bekal yang membantunya meraih berbagai prestasi selama masa perkuliahan.

Selama menjadi mahasiswa, Syahid berhasil meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Duta Utama Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Bandung 2025, Duta Favorit Ma’had Al-Jami’ah, serta Juara dua Da’i Tingkat Provinsi Jawa Barat pada ajang Gema Ramadan yang diselenggarakan oleh Polda Jawa Barat.

“Bagi saya, prestasi bukan sekadar penghargaan, tetapi kesempatan untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, memperluas relasi, dan memberikan manfaat kepada orang lain,” ujar Syahid.

 

Menurut Syahid, motivasi terbesarnya adalah keinginan untuk terus berkembang dan menjadi pribadi yang bermanfaat. Ia percaya bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berhasil selama memiliki keberanian untuk mencoba dan kemauan untuk belajar.

Perjalanan menuju berbagai prestasi tersebut tidak selalu berjalan mulus. Ia mengaku pernah mengalami kegagalan dalam beberapa perlombaan maupun kegiatan yang diikutinya. Namun, pengalaman itu justru menjadi pelajaran berharga untuk terus bangkit dan memperbaiki diri.

“Hidup yang tidak pernah dipertaruhkan tidak akan pernah dimenangkan. Kalimat itu selalu mengingatkan saya untuk berani keluar dari zona nyaman dan tidak takut menghadapi kegagalan,” katanya.

Syahid juga meyakini bahwa semangat dalam mengejar impian harus dibangun dari tujuan yang jelas, niat yang kuat, dan konsistensi dalam berusaha. Selain itu, ia juga berpegang pada salah satu hikmah dalam Kitab Al-Hikam yang berbunyi, “Di antara tanda keberhasilan pada akhirnya adalah kembali dan bersandar kepada Allah sejak awal.” Menurutnya, setiap usaha harus diawali dengan niat yang baik dan disertai tawakal kepada Allah SWT.

Berbagai prestasi yang diraih Syahid menunjukkan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan. Dibutuhkan keberanian untuk memulai, kesabaran dalam berproses, dan kemauan untuk terus belajar dari setiap kegagalan yang dialami.

Kedepannya, Syahid berharap dapat terus berkembang, memberikan manfaat bagi banyak orang, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda. Baginya, prestasi bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.

 

 

 

Bagikan :

Tinggalkan komentar pertama