Sun, 28 June 2026

Rekomendasi Open Space Jakarta untuk Menghilangkan Penat Kesibukan Ibu Kota

Reporter: Adinda Ayu Larasati | Redaktur: Zahra Pajriyanti A | Dibaca 4311 kali

Taman Literasi Martha Christina Tiahahu (Sumber by Tata Kota)

JURNALPOSMEDIA.COM – Jakarta selalu dikenal dengan gedung-gedung yang menjulang tinggi serta kemacetan dan polusinya. Tapi tahukah kamu di Jakarta juga ada Open space yang mudah dikunjungi dengan menggunakan transportasi umum dan tanpa tiket masuk, lho.

Bosan ‘kan, ya, ke Jakarta tapi yang bisa dikunjungi hanya Mall atau gedung-gedung besar? Tempat-tempat berikut ini bisa jadi referensi tempat untuk berimajinasi yang dapat dikunjungi jika kamu ada di Jakarta.

Untuk melepas penat dari kesibukan ibu kota tidak perlu pergi jauh ke Bogor atau Bandung lagi. Meski letaknya berada di ibu kota besar yang diapit dengan gedung-gedung tinggi, open space ini tetap dihiasi dengan pepohonan yang rindang dan rumput hijau untuk menyegarkan mata. Berikut rekomendasi open space yang ada di Jakarta:

  1. Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan

Open space yang pertama ada taman literasi yang berlokasi di Blok M, Jakarta Selatan. Taman literasi ini tidak hanya sekadar open space atau taman pada umumnya, sebab di dalamnya terdapat perpustakaan umum dan banyak buku-buku yang dapat dibaca selagi duduk di taman literasi ini.

Ruang perpustakaan di taman ini merupakan hasil kolaborasi antara Perpustakaan Jakarta dan Gramedia. Di dalamnya terdapat healing garden, plaza anak, area amphitheater, ruang baca dan diskusi, toko buku, kedai kopi, photobox, serta fasilitas penunjang seperti musala dan toilet.

  1. M Bloc Space, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Open space yang kedua ada M Bloc Space yang berlokasi dekat dengan taman literasi, Blok M, Jakarta Selatan. M Bloc Space merupakan bekas bangunan tua milik Perum Peruri yang sekarang beralih fungsi menjadi creative space Jakarta paling hits.

Selain untuk tempat bersantai, tempat ini juga terdapat banyak kafe dan aneka kuliner, studio foto, pertunjukan musik, workshop, pameran, dan lain sebagainya. Terdapat juga galeri Museum Peruri yang menampilkan mesin kuno pencetak uang, toko kaset, CD, dan vinyl kuno. Dijamin nggak akan nyesel deh selama main ke tempat ini!

  1. Hutan Kota GBK, Tanah Abang, Jakarta Pusat

Open space yang ketiga ada Hutan Kota yang merupakan bagian dari Gelora Bung Karno Sports Complex yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Pengunjung bisa datang setiap hari sampai jam 18.00 WIB tanpa dipungut biaya.

Lokasinya yang berada di tengah kota dan kawasan perkantoran ini bisa menjadi alternatif untuk mencuci mata dan menyegarkan pikiran. Hutan kota ini dihiasi dengan hamparan rumput hijau yang membentang dan latar belakang gedung tinggi kawasan SCBD.

Nah, itulah tiga open space Jakarta yang bisa kamu jadikan referensi tempat hangout atau me time dari penatnya kesibukan sehari-hari. Kira kira kamu tertarik untuk datang ke tempat yang mana, nih?

Bagikan :

Rekomendasi

Menilik Indikator Penilaian Skor Ujian serta Masa Aktif Sertifikat Kursus TOEFA dan TOEFL JURNALPOSMEDIA.COM – Sejalan dengan kegiatan persiapan ujian Test of English for Academics (TOEFA) dan Test of English Foreign Language (TOEFL) yang di adakan oleh Language Center (LC) UIN Bandung, terdapat beberapa indikator penilaian skor ujian serta masa aktif sertifikat kursus bagi mahasiswa. Ketua LC UIN Bandung Abdul Kodir turut menjelaskan, berkenaan dengan skor nilai, setiap tahunnya akan ada beberapa perubahan kebijakan. Hal ini dipicu karena adanya cetakan baru buku Pedoman Akademik di setiap tahunnya. “Jadi kita hanya memberikan keterangan bahwa anda skornya sekian. Nanti umpan-umpannya skornya berlaku atau tidak atau misalkan kurang, maka ya, harus ujian lagi dan kalau mau ujian lagi anda gausah dari ulang harus kursus lagi,” ungkapnya kepada Jurnalposmedia, Rabu (27/7/2022). Skor dan Keuntungan yang Didapat Abdul Kodir kembali menjelaskan, mengenai minimal skor yang diraih oleh setiap mahasiswa itu berbeda-beda, hal ini bergantung pada kebijakan Fakultas dan Program Studi Prodi nya masing-masing. Sementara indikator dan standar penilaiannya dinilai dari listening, reading, dan vocabulary. “Untuk vocabulary nya kita itu ingin mahasiswa UIN itu paham dan mengenal vocab-vocab dengan istilah yang dekat dengan keislaman jadi nanti ada kaya English for islamic student jadi nanti ada vocab yang nanti dekat dengan kajian-kajian keislaman,” ungkapnya. Beralih dari tes tersebut, Abdul kembali menuturkan, para mahasiswa yang mengikuti tes dan kursus keterampilan berbahasa nantinya akan mendapatkan keuntungan berupa sertifikat kursus. “Masa aktif sertifikat tes TOEFL dan TOEFA ini hanya dua tahun, jika sudah lebih dari dua tahun maka harus tes lagi agar mendapatkan skor TOEFL yang terbaru dan sertifikatnya aktif. Sedangkan sertifikat kursus keterampilan berbahasa bisa aktif seumur hidup,” jelasnya. Tanggapan Mahasiswa Terkait Tes TOEFL dan TOEFA Kursus bahasa yang berujung dengan ujian TOAFL dan TOEFA, sebagai syarat kelulusan ini banyak mendapatkan apresiasi dari mahasiswa yang semangat untuk mengikuti kursus tersebut. Mahasiswi jurusan Ilmu Al-Qur’an Tafsir (IAT), Destiana Rosyidah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Desti juga tidak sungkan mengeluarkan kritik dan sarannya untuk program ini. “Hanya saja sertifikat yang nantinya keluar setelah ujian itu hanya bisa di pakai di kampus saja, tidak bisa di pakai untuk kepentingan di luar kampus, semisal untuk melamar beasiswa atau pekerjaan yang membutuhkan sertifikat serupa,” ungkapnya. Ia juga berharap agar dosen pembimbing kursus mulai memperhatikan kegiatan belajar mengajar (KBM) mahasiswa nya agar mendapatkan hasil maksimal dalam ujiannya. Karena masih banyak dosen pembimbing yang kurang memperhatikan KBM kursusnya. “Tidak semua dosen pembimbing kursus peduli pada mahasiswa kursusnya. Yah

Tinggalkan komentar pertama