Fri, 23 February 2024

Tahun Ajaran Baru 2019, Ma’ had Al-Jami’ ah Lakukan Persiapan

Reporter: Maswanajih/ Magang | Redaktur: Muhammad Fauzan P | Dibaca 190 kali

Sun, 28 April 2019
alah satu Musrifah Ma' had Al-Jami' ah, Kulsum Fitriani ketika ditemui Jurnalposmedia, Sabtu (28 April 2019). Ia menuturkan pihak Ma' had Al-Jami' ah tengah melakukan persiapan menjelang tahun ajaran baru 2019. (Maswanajih/ Magang).

JURNALPOSMEDIA.COM—Memasuki tahun ajaran baru 2019, Mahad Al-Jami’ ah UIN Bandung melakukan persiapan untuk menyambut mahasantri baru. Persiapan tersebut mulai dari pembentukan panitia hingga perbaikan dan pembaharuan fasilitas.

Salah satu Musyrifah, Kulsum Fitriani,  menuturkan, penerimaan mahasantri baru selalu bersamaan dengan penerimaan mahasiswa baru. Untuk itu, pihak Ma’ had Al-Jami’ ah membentuk panitia khusus yang bertugas menjaga stand untuk pendaftaran calon mahasantri. Penjagaan stand sendiri dilakukan dengan sistem shift.

“Untuk menyambut mahasantri baru tentu langkah pertama yang kami lakukan adalah pembentukan panitia. Karena biasanya penerimaan mahasiswa baru otomatis ma’ had juga ada penerimaan mahasantri baru,” ujar Kulsum.

Ia pun menuturkan sistem shift tersebut diterapkan karena setiap hari banyak orang tua calon mahasiswa yang menanyakan Ma’ had Al-Jami’ ah.

“Setiap hari panitia melakukan jaga stand dengan sistem shift karena akhir-akhir ini banyak orang tua dan calon mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN dan SPAN-PTKIN yang bertanya-tanya tentang Ma’ had Al-Jami’ ah ini,” tuturnya.

Calon mahasantri yang akan mendaftar harus memenuhi syarat yang telah ditentukan. Salah satunya harus melengkapi administrasi sebagaimana mendaftar pada pihak universitas. Tidak ada persyaratan khusus yang mewajibkan calon mahasantri lulusan dari pondok pesantren.

“Terkait syarat, kami menetapkan setiap calon mahasantri mengumpulkan data-data sebagaimana mendaftar ke pihak universitas dan kami menerima siapa saja dengan semua latar belakang,” tambah Kulsum saat ditemui di Gedung Khadijah Ma’ had Al-Jami’ ah, UIN Bandung, Sabtu (27/04/2019).

Lebih jauh Kulsum menjelaskan, Selain itu syarat lainnya adalah dengan membayar biaya Rp.2.800.000. Biaya tersebut sudah ditetapkan untuk lima angkatan sebelumnya dan sudah termasuk fasilitas. Fasilitas tersebut meliputi perlengakapan tidur dan lemari, kegiatan pembelajaran, buku, maupun buku pegangan santri.  Perbaikan fasilitas juga dilakukan untuk fasilitas yang mengalami kerusakan.

“Terkait biaya sudah berjalan lima angkatan biaya tetap Rp.2.800.000, sudah include fasilitas dan hal-hal yang berkaitan dengan pembelajaran. Perbaikan-perbaiakan juga jelas dilakukan karena ma’ had sendiri dipakai setiap tahun yang sudah pasti ada beberapa fasilitas yang harus diperbaiki,” tutupnya.

Salah satu mahasantri puteri angkatan 2018, Ai Hidayatunnajah, mengatakan bahwa Ma’ had Al-Jami’ ah merupakan asrama dengan biaya terjangkau, tapi memberikan fasilitas yang mumpuni.

“Dengan fasilitas yang baik serta adanya pembelajaran tambahan yang diberikan menurut saya biayanya murah sekali. Ditambah kemarin kita melakukan outbond tanpa biaya lagi,” ujarnya saat ditemui di Gedung Aisyah Ma’ had Al-Jami’ ah, Minggu (28/04/2019),.

Pendaftaran Mahansantri Al-Jamiah sendiri dibuka mulai 28 Maret 2019 hingga akhir Agustus 2019.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments