Fri, 21 June 2024

Mengenal Istilah Girlhood sebagai Bentuk Dukungan Antar Perempuan

Reporter: Adinda Ayu Larasati | Redaktur: Zahra Dwi Aqilah | Dibaca 144 kali

Tue, 21 May 2024
(Sumber ilustrasi: Freepil.com)

 

JURNALPOSMEDIA.COM Dengan popularitas tren TikTok yang meroket, banyak istilah baru yang sedang ramai digunakan dan menjadi topik pembicaraan di antara penggunanya. Salah satunya adalah girlhood, di mana wanita membagikan percakapan pesan mereka dengan temannya, seperti bentuk dukungan antar perempuan. Jadi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan girlhood?

Apa itu girlhood?

Dilansir dari Cambridge dictionary, girlhood atau masa gadis merupakan sebuah kondisi yang mengacu pada kehidupan seorang perempuan pada masa remaja yang tumbuh menuju dewasa. Di masa ini, seorang perempuan akan mengalami pertumbuhan dari segi emosional hingga fisik dengan teman-teman sebayanya

Girlhood mengacu pada fase dalam kehidupan seorang perempuan sebelum mencapai dewasa, umumnya selama masa remajanya. Di era saat ini, girlhood sering dihubungkan dengan pemberdayaan, pendidikan, dan kegiatan positif yang mendukung perkembangan kualitas hidup remaja perempuan.

Di media sosial, istilah ini telah menjadi viral, terutama di TikTok, di mana para remaja perempuan menggunakan tagar #girlhood untuk berbagi pengalaman dan mendukung satu sama lain dalam perjalanan mereka menuju kedewasaan.

Tren ini berawal dengan menunjukkan bagaimana perempuan bisa saling memahami dan menunjukan dukungan sesama dalam pertemanannya yang menjadi hal positif.

Penyalahgunaan Tren Girlhood di Media Sosial

Namun, saat ini tren girlhood dijadikan sebagai ajang memperlihatkan bagaimana tingkat solidaritas dalam hubungan pertemanan perempuan, yang terkadang justru mengarah kedalam hal negatif.

Seperti tren TikTok lainnya, tren ini juga bisa dibilang semakin nyeleneh saat semakin ramai diperbincangkan. Saat ini muncul beberapa unggahan percakapan dari tren yang ditujukkan untuk membohongi orang tua atau membohongi orang lain.

Tren girlhood yang awalnya ditujukan untuk menunjukkan dukungan dan bantuan antar perempuan, beberapa di antaranya malah berubah menjadi wadah berbuat kecurangan.

Penggunaan Tren Girlhood yang Sebenernya

Girlhood yang sebenarnya adalah untuk menunjukkan bagaimana perempuan menghabiskan atau menjalani masa remaja mereka dengan dukungan dan rasa peduli satu sama lain.

Hal yang tidak disadari dari tren ini adalah kehidupan remaja perempuan di tengah masyarakat yang patriarki dan mengharuskan mereka untuk menghadapi tekanan emosional. Melalui tren ini, para remaja perempuan berusaha saling membantu mendobrak stigma patriarki dan memberi rasa nyaman ketika terancam.

Seperti contoh, seorang perempuan meminta bantuan kepada temannya untuk berpura-pura menjadi lelaki ketika ia merasa terganggu atau terancam. Hal lain sebagai contoh, sekelompok pertemanan perempuan saling mendukung untuk kesuksesan masing-masing. Itulah tren girlhood yang asli dan sepatutnya diikuti dengan penuh positif.

Di sinilah peran media sosial dianggap berpengaruh terhadap kesehatan mental remaja perempuan. Biasanya, mereka yang hidup dalam tekanan emosional akan terdorong untuk keluar dari permasalahan yang ada melalui postingan media sosial yang diikuti.

Media sosial membantu banyak remaja perempuan untuk mengekspresikan dirinya sehingga menciptakan ruang baru bagi kesehatan mental mereka. Meskipun demikian, penggunaan media sosial pada remaja perempuan harus tetap dikontrol agar tidak menimbulkan kerugian yang fatal.

Nah, itu dia penjelasan konsep dari tren girlhood yang ramai diperbincangkan di TikTok. Apakah kalian punya pengalaman serupa dari tren ini?

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments