Tue, 10 March 2026

Mahasiswa Keluhkan Gedung SC yang Kurang Terurus

Reporter: Nida Rasya Kania, Itsna Nursofiatun Ni'mah | Redaktur: KHOIRUNNISA FEBRIANI SOFWAN | Dibaca 1093 kali

(Sumber foto: Nida Rasya Kania/Jurnalposmedia)

JURNALPOSMEDIA.COM – Gedung Student Center (SC) UIN Bandung menjadi sorotan. Sejumlah mahasiswa menilai gedung yang digunakan setiap harinya masih jauh dari kata nyaman. Dari minimnya pencahayaan, sampah yang berserakan, tempat yang berantakan, hingga tempat diskusi yang tidak representatif menjadi keluhan mahasiswa.

Mahasiswa Administrasi Publik, Alya dan Tia mengaku merasa kurang nyaman saat melihat kondisi Gedung Student Center. Mereka menilai kondisi kebersihan di Gedung SC masih kurang, mulai dari sampah yang berserakan, dan barang-barang yang tidak disimpan sesuai pada tempatnya.

“Kalau yang aku lihat sih masih kurang bersih ya, masih banyak sampah di mana-mana. Terus barang-barang juga banyak yang enggak sesuai sama tempatnya. Terus karena ini juga pencahayaannya mungkin kurang. Ada beberapa tempat yang gelap. Jadi kurang nyaman,” ucap Tia saat diwawancarai oleh Jurnalposmedia pada hari Kamis (16/10/2025).

Tia menambahkan, keberadaan tempat sampah yang terbatas membuat mahasiswa kesulitan untuk membuang sampah dengan benar. Ia berharap orang-orang yang menggunakan fasilitas SC dapat menjaga kebersihannya dan disediakannya tong sampah sebagai fasilitas untuk menunjang kebersihan.

Pendapat yang serupa juga datang dari mahasiswi semester 7, Silvia Latifah. Ia menilai kebersihan di Gedung SC ini hanya berfokus pada lantai, dan mengabaikan bagian atas ruangan, ditambah mahasiswa yang kurang peduli akan kebersihan sekitar.

Selain masalah kebersihan, Silvia juga mengeluhkan suhu ruangan yang panas, jaringan internet yang buruk, serta kondisi WC yang rusak. Menurutnya, fasilitas di SC tidak memadai untuk menampung banyaknya aktivitas mahasiswa.

“Yang bikin aku enggak nyaman tuh, satu iya panas, jaringannya jelek, itu. Ngerasa banget, terus waktu WC-nya rusak, itu tuh menurut aku cukup menghambat gitu ya. Karena kita kan aktivitas di situ tuh seharian. Kita butuh salat, tapi pas WC-nya rusak, itu aku kurang nyaman sih,” akunya.

Meski begitu, Silvia mengaku bahwa ada upaya yang dilakukan oleh semua mahasiswa unit kegiatan khusus dan unit kegiatan mahasiswa untuk menjaga kebersihan. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, semua mahasiswa yang kerap memakai Gedung SC mengadakan bersih-bersih akbar. Hal ini masih dilakukan secara insidental sesuai kesepakatan bersama.

Ia menambahkan, kesadaran individu juga penting dalam menjaga kebersihan. Ia berharap agar Gedung SC lebih tertata pengelolaan dan lebih bersih untuk ke depannya.

Di sisi lain, belum ada tanggapan dari pihak pengelola Gedung SC. Sampai saat ini, Jurnalposmedia sudah berusaha menghubungi pihak pengelola gedung, namun pihak terkait menolak untuk diwawancarai.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Terlama
Terbaru Suara Banyak
Inline Feedbacks
View all comments