Fri, 23 February 2024

Dinilai Merusak Taman, Satpam UIN Bandung Tertibkan Pedagang

Reporter: Putri Geo Anggriani/Magang | Redaktur: Lisna | Dibaca 156 kali

Wed, 16 May 2018
Satuan Pengaman (Satpam) UIN Bandung menertibkan sejumlah pedagang buket bunga yang dinilai merusak taman, Minggu (13/05/2018). (Putri Geo Anggriani/Magang)

JURNALPOSMEDIA.COMDalam rangka Wisuda ke-70 UIN Bandung, Satuan Pengamanan (Satpam)  mengambil tindakan tegas atas ulah sejumlah pedagang yang dinilai merusak tanaman di lingkungan  kampus, Minggu (13/05/2018).

Satpam Dedi mengungkapkan pihaknya telah beberapa kali memperingati para pedagang yang berjualan untuk tidak merusak taman, namun peringatan tersebut tetap diabaikan. “Saya telah memperingati penjual bahwa jangan merusak taman, apalagi taman yang dekat gerbang masih  baru. Tapi tetap saja mereka menginjak taman itu. Ya, mau tidak mau saya bersikap tegas kepada mereka agar tidak merusaknya,” ujarnya.

Padatnya jumlah pedagang di depan gerbang membuat para pedagang lainnya berinisiatif untuk berjualan di lingkungan kampus. Namun, aksi tersebut membuat pihak keamanan geram. Karena selain mengganggu jalan masuknya kendaraan,  pedagang juga malah merusak taman.

Dedi menambahkan, “Awalnya juga saya dan petugas lainnya tidak memperbolehkan mereka jualan di dalam karena mengganggu kendaraan yang mau parkir tapi karena penjualnya maksa susah diberitahu, mereka tetap jualan di dalam. Karena ini acara besar jadi kami terpaksa membiarkan mereka meskipun begitu kami tetap mengamankan agar tidak terjadi sesuatu yang buruk,” tambahnya.

Setelah dikonfirmasi kepada salah seorang pedagang Budi mengakui kesalahannya. Tetapi menurutnya karena ini merupakan acara yang besar mau tidak mau harus dimanfaatkan untuk mencari rezeki. Budi berharap agar petugas keamanan tetap mengerti .

”Memang disini kami salah tapi karena ini sebuah acara besar makanya kami memanfaatkannya buat mencari rezeki. Makanya saya sudah rencanakan buat datang kesini dari tadi malam, karena saya tahu meskipun masih pagi pasti disini tidak akan ada tempat untuk berjualan bukan hanya kampus ini saja di kampus lain juga saya pakai cara ini supaya bisa berjualan. Jadi untuk para petugas keamanan harap memaklumi.” pungkas Budi.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments