JURNALPOSMEDIA.COM- Di balik senyum yang ramah dan perannya sebagai Brand Ambassador UIN Bandung, tersimpan kisah perjalanan panjang yang tidak mudah dilalui. Bagi Maya, seorang mahasiswi program studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), prestasi bukanlah sekadar kemenangan belaka. Setiap pencapaian lahir dari keberanian mencoba, kegagalan yang berulang, serta tekad untuk terus berkembang.
Sejak kecil, Maya sudah aktif mengikuti berbagai perlombaan, mulai dari da’i, Olimpiade Sains Nasional (OSN) matematika, Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) catur, hingga baca puisi. Sempat dianggap belum siap untuk mewakili sekolah, alih-alih menyerah, ia memilih berlatih secara otodidak hingga akhirnya kembali dipercaya mewakili sekolah.
Dari berbagai proses dan pengalaman tersebut, Maya menemukan bidang yang paling sesuai dengan minat dan bakatnya, yaitu seni tilawah Al-Qur’an, dakwah, baca puisi, dan baca kitab kuning. Ia juga sempat mencoba keluar dari zona nyaman dengan mengikuti lomba kimia, meski beberapa kali gagal. Namun, pengalaman itu justru menguatkannya untuk kembali menekuni bidang yang benar-benar ia kuasai, seperti Musabaqah Syarhil Qur’an, hadrah, baca kitab kuning, dan Arabic Song.
Kini, Maya tidak hanya fokus mengembangkan diri, tetapi juga membentuk kelompok An-Nisa Al Khairiyyat bersama teman-temannya di bidang Musabaqah Syarhil Qur’an. Kelompok ini rutin berlatih hingga berhasil mengikuti kompetisi tingkat ASEAN, dan saat ini tengah mempersiapkan diri untuk ajang internasional Musabaqah Syarhil Qur’an di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.
Namun, di balik berbagai pencapaian yang berhasil diraihnya, Maya pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Jadwal yang padat, tuntutan berbagai kegiatan, serta persoalan pribadi membuatnya mengalami burnout, stres, dan overthinking. Tetapi ia tetap berusaha menjalankan tanggung jawabnya, meski harus memendam semua beban sendiri.
“Hal yang paling bikin sakit mungkin karena aku nggak cerita dan pendam semuanya sendiri. Tapi hidup harus tetap berjalan. Aku cuma berharap bisa melewati semuanya lewat doa dari orang-orang terdekat aku,” ujarnya saat diwawancarai Jurnalposmedia, Minggu (28/6/26).
Kesibukan Maya saat ini juga semakin beragam. Selain aktif sebagai anggota paduan suara mahasiswa dan mengikuti berbagai perlombaan, ia dipercaya menjadi Brand Ambassador UIN Bandung. Kesempatan tersebut bermula ketika ia melihat informasi seleksi melalui media sosial. Meski harus mengorbankan waktu liburan dan menunda kepulangan ke rumah, Maya mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, mulai dari berlatih public speaking hingga mempersiapkan penampilan. Seluruh persiapan itu berbuah manis ketika ia dinyatakan lolos sebagai Brand Ambassador UIN Bandung.
Tantangan terbesar yang dihadapi Maya justru datang saat harus beradaptasi dengan lingkungan yang semakin luas. Ia dituntut mampu berinteraksi dengan berbagai kalangan, mulai dari dosen, wakil dekan, ketua jurusan, hingga mahasiswa dari berbagai kampus dalam kegiatan eksternal. Situasi tersebut mengajarkannya untuk menjaga etika komunikasi dan bersikap profesional di setiap kesempatan. Meski tidak mudah, pengalaman itu membentuk Maya menjadi pribadi yang lebih matang dalam berkomunikasi dan membangun relasi.
Di tengah berbagai aktivitas yang dijalani, Maya tetap menempatkan akademik sebagai prioritas utama. Ia memanfaatkan setiap waktu luang untuk berlatih, menyusun materi lomba, dan menyelesaikan tanggung jawab organisasi tanpa mengabaikan perkuliahan. Baginya, konsistensi, keberanian mengambil risiko, tanggung jawab, dan kemauan belajar dari setiap pengalaman menjadi kunci utama meraih prestasi.
Perjalanan Maya membuktikan bahwa keberhasilan tidak pernah lahir dari jalan yang selalu mulus. Kegagalan, kelelahan, bahkan rasa ingin menyerah pernah menjadi bagian dari langkahnya. Namun, dengan kerja keras, doa, dan keyakinan untuk terus berkembang, ia membuktikan bahwa setiap mimpi akan menemukan jalannya bagi mereka yang memilih untuk tetap bertahan, bangkit, dan terus melangkah, seberat apapun rintangannya.
















