Sat, 24 February 2024

Tata Cara Salat Iduladha Mulai dari Niat Hingga Salam

Reporter: Sopiyani Solihah | Redaktur: Hilma Halimah | Dibaca 91 kali

Sat, 9 July 2022
Sumber: Pexels

JURNALPOSMEDIA.COM – Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) telah menetapkan Iduladha 2022 jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022. Itu berarti, jutaan umat muslim akan melaksanakan salat Iduladha besok pagi.

Salat Iduladha dilaksanakan secara berjamaah pada pagi hari, yaitu setelah matahari terbit sampai sebelum waktu salat zuhur. Namun, biasanya dilakukan saat awal matahari terbit agar lebih memberikan keleluasaan waktu untuk menyembelih hewan kurban setelah salat Iduladha.  Adapun hukum salat Iduladha adalah sunnah muakkad (yang sangat dianjurkan dan selalu dilaksanakan Rasulullah). Jadi, sangat disayangkan kalau ditinggalkan bukan?

Dalam prakteknya, salat Iduladha memiliki tata cara tertentu yang membedakan dengan salat lima waktu, yaitu:

  1. Tidak ada salat qobliyah dan ba`diyah.
  2. Tidak ada azan dan ikamah.
  3. Salat Iduladha menambahkan takbir zawa-id tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua.
  4. Adanya khutbah setelah salat.

Berikut adalah praktik dan tata cara pelaksanaan salat Iduladha agar kamu tidak salah sendiri dan salat kamu diterima di sisi Allah SWT:

  1. Rakaat pertama:
  • Membaca niat

اصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ لْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati ma’muuman lillaahi ta’aalaa

Artinya: Saya menyengaja salat sunnah Iduladha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.

  • Takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Membaca takbir (takbir zawa-id) sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama dan disela-sela takbir membaca dzikir

Dzikir yang biasa dibaca yaitu:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Latin: Subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah Wallahu Akbar

Artinya: Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan kecuali Allah, Allah Mahabesar.

  • Membaca surat al-fatihah dilanjutkan dengan membaca surah pendek , dianjurkan surah al-a`la
  • Rukuk
  • Bangun dari rukuk
  • Sujud pertama
  • Duduk diantara dua sujud
  • Sujud kedua
  1. Rakaat kedua:
  • Membaca takbir (zawa-id) sebanyak lima kali dan disela-sela takbir membaca dzikir (seperti pada rakaat pertama)
  • Kembali membaca surah al-fatihah
  • Membaca salah satu surat al-quran dianjurkan surah Al-Ghasiyyah
  • Rukuk
  • I`tidal
  • Sujud pertama
  • Duduk diantara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Duduk tasyahud akhir
  • Salam
Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments