Ribuan Mahasiswa Menggelar Aksi Peringatkan Pemerintah Nasib Masyarakat Indonesia

JURNALPOSMEDIA.COM – Ribuan mahasiswa kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat , Kamis (14/4/2022). Mahasiswa yang berkumpul terus melakukan orasi yang mendesak agar pihak DPRD turun dan merespon aksi.

Koordinator Lapangan (Korlap) Universitas Islam Bandung (Unisba), Caesarino Farhan Hidayat, menuturkan, salah satu tujuan aksi kali ini, yaitu menyampaikan banyak keresahan masyarakat yang tidak tersalurkan terkait kenaikan harga minyak goreng dan BBM.

“Aksi kali ini untuk memberi peringatan kepada pejabat bahwa negara ini sedang kacau. Masyarakat menjadi sengsara semenjak harga minyak goreng dan BBM naik,” tuturnya saat diwawancarai Jurnalposmedia pada hari yang sama.

Mahasiswa Institut Agama Islam Sukabumi (IAIS), Aris Gunawan mengatakan, di daerahnya kenaikan BBM itu sangat berpengaruh pada harga pangan.

“Di Sukabumi hampir 10 komoditas dari bahan pertanian naik, akibat dari naiknya harga BBM,” ujarnya.

Lalu, Aris pun menyebutkan, salah satu faktor yang menyebabkan harga BBM naik itu yakni adanya perang dingin antara blok timur dan blok barat sejak zaman orde lama.

“Geopolitik internasional mungkin menjadi salah satu penyebabnya. Perang dingin antara blok barat dan blok timur berdampak kepada Indonesia. Para elite menyediakan BBM bukan kepada bangsa kita, malah menjual kepada luar,” tambahnya.

Di akhir, Caesarino dan Aris menyampaikan harapannya setelah diadakan aksi ini. Caesarino berharap mahasiswa tetap semangat untuk menyalurkan aspirasi masyarakat dan lebih mengkaji tuntutan yang hendak diberikan.

“Tetap semangat untuk memperjuangkan aspriasi masyarakat. Jangan lupa dikaji sebelum melakukan aksi,” harapnya.

Sementara, Aris mengungkapkan bahwasanya setelah diadakan aksi ini ia ingin perekonomian di negara kembali stabil dan diperhatikannya keselamatan warga.

“Saya berharap ekonomi negara kembali stabil, keselamatan warga diperhatikan dan beraktivitas normal,” ungkapnya.

Rekomendasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.