Tue, 16 April 2024

Kebakaran Gedung K-Link Tower Jakarta Menghanguskan Delapan Lantai

Reporter: Ilham Permana/Magang | Redaktur: Annisa Azahra N | Dibaca 368 kali

Sun, 16 July 2023
Sumber Foto: Ilham Permana/Magang

JURNALPOSMEDIA.COM – Peristiwa kebakaran terjadi di Gedung K-Link Tower Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan pada Sabtu (15/7/2023). Penyebab kebakaran diduga berasal dari meledaknya tabung gas pada salah satu kafe.

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB waktu setempat. Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta keterangan beberapa saksi, kobaran api berasal dari ledakan tabung gas di sebuah kafe yang kemudian menyambar ke sebuah LED iklan atau videotron.

“Tabung gas tersebut meledak, setelah itu merambat ke videotron yang berada di luar gedung. Setelahnya, api menjadi lebih besar dan merambat sekitar delapan lantai, dari lantai tujuh sampai ke lantai 15. Api juga cukup lama berkobar sampai menghanguskan seluruh videotron pada K-Link Tower ini,” tutur salah seorang saksi, Deni Andreas, Sabtu (15/7/2023).

Meskipun ada beberapa orang tua yang harus dibantu oleh beberapa orang, namun beruntungnya kebakaran ini tidak memakan korban jiwa meskipun ada banyak orang yang harus mengevakuasi diri. Deni dan saksi mata lainnya juga masih bisa menggunakan eskalator untuk turun ke lantai dasar.

Deni menambahkan, kecekatan pihak Pemadam Kebakaran sangat membantu proses evakuasi dan pemadaman api sehingga tidak memakan korban jiwa.

“Ada sekitar 22 lebih mobil Pemadam Kebakaran yang dikerahkan oleh mereka. Pemadam Kebakaran datang tepat 30 menit setelah kebakaran ini terjadi dan bisa memadamkan api sekitar satu jam. Meskipun aktivitas lalu lintas agak terhambat, tetapi kita harus mengapresiasi tim Pemadam Kebakaran yang sigap dalam menangani kebakaran ini,” ungkapnya.

Ketika kebakaran terjadi, rupanya sedang dilangsungkan sebuah acara pernikahan di salah satu lantai Gedung K-Link Tower. Salah seorang pihak keluarga pengantin, Junaidi menjelaskan kronologi yang menimpa hari bahagia keluarganya tersebut.

“Sekitar jam 10 asap tebal masuk ke lantai yang kami sewa untuk acara pernikahan. Nah, semua langsung panik tuh lalu pada turun semua dari lantai 5 ke lantai dasar,” jelasnya.

Junaidi menambahkan pihak keluarganya yang berjumlah 45 orang sudah dievakuasi di tempat aman. Akan tetapi, pihaknya belum mengetahui dengan pasti bagaimana kelanjutan acara pernikahan setelah kebakaran tersebut.

“Tadi saya tanya ke pihak kepolisian dan pemadam tetapi mereka tidak memberikan kejelasan kepada saya, karena biar saya dan juga keluarga tahu kesimpulannya apakah akan diberikan dispensasi oleh pihak gedung atau tidak,” pungkasnya.

 

 

 

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments