Thu, 20 June 2024

Pembagian Fasilitas OPAK Mengalami Kendala

Reporter: Desianti Yus Rusana | Redaktur: Maulida Madini | Dibaca 175 kali

Sat, 27 August 2016
Ratusan Mahasiswa Baru mengantre untuk mendapatkan fasilitas OPAK di Halaman Aula Anwar Musadad UIN Bandung, Sabtu (27/08/16). (Jurnalpos/Desianti Yus Rusana).
Ratusan Mahasiswa Baru mengantre untuk mendapatkan fasilitas OPAK di Halaman Aula Anwar Musadad UIN Bandung, Sabtu (27/08/16). (Jurnalpos/Desianti Yus Rusana).

JURNALPOS Ribuan Mahasiswa Baru berkumpul di Aula Anwar Musadad (Aula Baru) untuk mengikuti kegiatan Technical Meeting dan pembagian fasilitas Orientasi Pengenalan Akademik (OPAK). Technical Meeting berlangsung pada pukul 08.00 sampai dengan selesai, Sabtu (27/08/16).

Untuk pembagian fasilitas OPAK panitia menghadapi beberapa kendala seperti cuaca yang buruk dengan turunnya hujan, juga antrian yang begitu panjang dan sesak mengakibatkan seorang Mahasiswa Baru jatuh pingsan di saat pembagian fasilitas OPAK berlangsung.

Diki Andriana selaku Ketua Bidang kestari menyesalkan adanya perubahan teknis pembagian fasilitas. Awalnya pembagian fasilitas ini dilaksanakan perfakultas namun untuk meminimalisir tempat panitia memilih teknis pembagian fasilitas perdua fakultas. Akibatnya pembagian fasilitas mengalami kendala, “Kita mengubah teknis pembagian fasilitas karena melihat jumlah SDM yang kurang memadai sehingga kita mengubah teknis awal pembagian fasilitas,” ujar Diki.

Salah satu Mahasiswa Baru Jurusan Perbandingan Agama, Rivan menyatakan pendapatnya tentang kendala saat pembagian fasilitas OPAK, “Pembagian fasilitasnya kurang kondusif soalnya panitianya kurang jadi pembagian fasilitas berantakan,” tutur Rivan saat di temui oleh Jurnalpos, Sabtu 27/08/16).

Beberapa fasilitas yang dibagikan kepada Mahasiswa Baru yaitu kaos, buku panduan, ko-card, dan gantungan kunci. Panitia memutuskan untuk tidak menambahkan pulpen ataupun notebook karena anggaran untuk opak sendiri dari tahun ke tahun tidak pernah mengalami kenaikan. Sebelumnya panitia OPAK sendiri sudah mengajukan untuk kenaikan anggaran OPAK 2016, namun ditolak oleh pihak birokrasi kampus.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments