Tue, 16 April 2024

Makna Sejarah di Balik Hari Kebangkitan Nasional

Reporter: Nur Setyo Cahyani | Redaktur: Suryadi | Dibaca 218 kali

Thu, 20 May 2021
Hari Kebangkitan Nasional
Hari Kebangkitan Nasional (Rayna Nur Afina/Jurnalposmedia)

JURNALPOSMEDIA.COM – Hari Kebangkitan Nasional merupakan hari di mana rakyat Indonesia menumbuhkan rasa kesadaran nasionalisme sebagai warga Indonesia. Diperingati setiap tanggal 20 Mei sejak tahun 1908 bersamaan dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo.

Namun, Hari Kebangkitan Nasional baru ditetapkan pada 20 Mei 1959. Hari Kebangkitan Nasional juga dapat disingkat Harkitnas. Hari ini ditetapkan sebagai hari nasional oleh pemerintah Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 Tanggal 16 Desember untuk memperingati peristiwa kebangkitan nasional.

Hari Kebangkitan Nasional ditandai dengan beberapa peristiwa penting. Salah satunya berdirinya Boedi Oetomo dan Ikrar Sumpah Pemuda. Namun, sebenarnya kebangkitan nasional yang pertama kali sudah ada sejak didirikannya Sarekat Dagang Islam (SDI) pada tahun 1905 di Pasar Lawetan, Solo.

Sarekat Dagang Islam merupakan organisasi dagang yang didirikan oleh K. H Samanhudi. Dengan awal tujuan untuk menggalang kerja sama pedagang Islam demi memajukan kesejahteraan pedagang pribumi. Yang mana, untuk menandingi dominasi pedagang Cina yang sudah menguasai pasar saat itu. Seiring berjannya waktu, sarekat ini berubah menjadi organisasi pergerakan kebangkitan nasional.

Hari kebangkitan nasional juga banyak didorong oleh beberpa faktor internal dan eksternal. Faktor internal yakni, penderitaan yang berkepanjangan akibat penjajahan, adanya kenangan kejayaan masa lalu seperti zaman kerajaan Sriwijaya dan Majapahit, lahirnya kaum-kaum intelektual atau terpelajar yang menjadi pemimpin pergerakan, dan adanya diskriminasi rasial.

Sedangkan faktor eksternal, timbulnya paham baru di Eropa dan Amerika yang masuk ke Indonesia. Seperti nasionalisme, demokrasi, liberalisme dan sosialisme serta munculnya Gerakan Turki Muda atau All Indian National Congres 1885 dan Gandhisme, dan adanya kemenangan Jepang atas Rusia.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments