Sun, 20 September 2026

Dispusipda Jabar Gelar Bazar Buku Murah Hingga 29 September

Reporter: Ine Sintiabela | Redaktur: Ravi Ahmad Maulana | Dibaca 10 kali

Sumber foto: Dokumentasi Pribadi

JURNALPOSMEDIA.COM Bazar buku murah berlangsung di Lobi Perpustakaan Dispusipda Jawa Barat, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Kunjung Perpustakaan Provinsi Jawa Barat yang digelar pada 15–29 September 2026. 

PIC Bazar Mizan, Novi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Dispusipda Jawa Barat dengan sejumlah penerbit. Mizan turut berpartisipasi dalam bazar tersebut sebagai salah satu penerbit yang bekerja sama dengan Dispusipda Jawa Barat.

“Dari dinasnya ada acara Hari Perpustakaan. Terus bikin bazar yang akhirnya kolaborasi dengan beberapa penerbit,” ujar Novi saat diwawancarai Jurnalposmedia, Sabtu (19/9/2026).

Novi mengatakan kegiatan bazar buku telah menjadi agenda rutin tahunan dalam rangkaian kegiatan perpustakaan. Menurutnya, sasaran utama bazar adalah masyarakat yang berkunjung ke perpustakaan.

“Targetnya adalah orang-orang yang kunjungan ke perpustakaannya. Sejauh ini pembelinya juga ada,” katanya.

Bazar buku tersebut menghadirkan sejumlah penerbit, di antaranya Gramedia, Mizan, Akselerasi, Graha, dan Andi. Selain bazar, rangkaian Hari Kunjung Perpustakaan 2026 juga menghadirkan festival band serta pemutaran film sejarah dan dokumenter kearsipan.

Kepala Dispusipda Jawa Barat, Kusmana Hartadji, mengatakan rangkaian Festival Literasi dan Hari Kunjung Perpustakaan tahun ini diarahkan untuk meningkatkan kegemaran membaca masyarakat, khususnya pelajar, di tengah perkembangan digitalisasi. Menurutnya, kegiatan tersebut juga melibatkan komunitas literasi untuk mendekatkan perpustakaan dengan masyarakat.

Salah satu pengunjung, Rizky Firmansyah Putra, mengaku tertarik melihat bazar karena terdapat buku-buku yang dapat dieksplorasi. Ia menilai keberadaan bazar memudahkan pengunjung menemukan buku yang tidak selalu ditampilkan di area perpustakaan.

“Lumayan menarik karena mungkin beberapa buku yang enggak didisplay di perpustakaan bisa didisplay langsung di depan,” ujar Rizky.

Rizky yang mengaku gemar membaca juga mengatakan keberadaan bazar membuatnya tertarik untuk melihat koleksi buku yang tersedia. Ia berharap kegiatan serupa dapat diperluas pada penyelenggaraan berikutnya.

Kehadiran bazar menjadi salah satu upaya mempertemukan pengunjung dengan buku, sekaligus mendorong perpustakaan sebagai ruang yang semakin dekat dengan budaya membaca masyarakat.

Bagikan :

Tinggalkan komentar pertama