JURNALPOSMEDIA.COM – Pajang Karya fotografi bertajuk ‘Fana’ dari komunitas Photo’s Speak memasuki hari ketiga di Dot Hub Summarecon pada Sabtu (19/9/2026). Anggota muda Photo’s Speak memaparkan latar belakang serta makna di balik karya foto yang mengangkat tiga fase kehidupan, yakni lahir, hidup, dan mati.
Najmi, salah satu panitia Pajang Karya mengatakan, area pameran dibagi menjadi zona outdoor dan indoor. Zona outdoor diperuntukkan bagi karya bermuatan fase lahir dan hidup, sedangkan zona indoor difokuskan pada fase mati guna memperkuat efek visual bagi pengunjung.
“Untuk area outdoor ini diisikan oleh karya-karya yang tidak murni berfokus pada fase mati, seperti fase lahir dan hidup, atau bahkan karya yang mencakup ketiga fase tersebut sekaligus,” ujarnya saat dihubungi melalui pesan singkat pada Sabtu (19/9/26).
Penyelenggara tidak menerapkan alur pergerakan khusus. Namun, panitia menyediakan pemandu (guide) di area pameran untuk memberikan penjelasan teknis dan makna di balik karya kepada para pengunjung.
Salah satu photo story yang dipamerkan adalah karya Syakeera yang mengangkat perjuangan anak-anak penderita kanker. Karya tersebut memvisualisasikan kondisi pasien serta pohon harapan yang berisi cita-cita mereka, seperti keinginan menjadi dokter untuk menolong sesama.
Seorang pengunjung yang hadir pada hari ketiga, Zakiah mengaku merasa terharu melihat karya dari Syakeera yang mengangkat perjuangan penderita kanker.
“Pas aku lihat si fotonya tuh cukup terharu dan sedih, karena ada juga ini memvisualisasikan si orang-orang yang memang sedang sakitnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran pemandu di area pameran memudahkan pengunjung dalam memahami pesan visual yang disampaikan fotografer.
Selain itu, terdapat pula seri photo story berjudul “Menelusuri Perjalanan Mimpi Lewat Selembar Kertas” karya Najmi Salamah yang menggambarkan proses pencapaian cita-cita hingga penyimpanan catatan kegagalan ke dalam kotak kenangan. Najmi menjelaskan bahwa pesan utamanya adalah kegagalan merupakan hal yang wajar dan patut dihargai sebagai bagian dari perjalanan hidup.
Rangkaian kegiatan Pajang Karya juga dilengkapi sesi presentasi anggota Photo’speak yang menceritakan makna dari masing-masing karya. Usai mengunjungi pameran, seorang pengunjung mengaku mendapat refleksi mengenai dinamika kehidupan.
“Kesan yang aku dapat setelah aku datang ke pameran itu tuh yaitu aku tuh jadi lebih memikirkan gitu kalau misalkan hidup kita tuh enggak akan selalu sama, dan hidup kita tuh terus berputar,” katanya saat di wawancarai Jurnalposmedia.
















