Fri, 21 June 2024

Cara Menulis Artikel SEO, Begini Struktur Penulisannya yang Benar

Reporter: Rais Maulana Ihsan | Redaktur: Ghina Tsuroya  | Dibaca 2824 kali

Sat, 17 July 2021
Cara Menulis Artikel SEO
(Sumber: Pexels.com)

JURNALPOSMEDIA.COM – Cara menulis artikel SEO atau Search Engine Optimization menjadi salah satu hal yang wajib dipelajari oleh Jurnalis ataupun Content Writer. Dengan menulis berdasarkan SEO, memungkinkan artikel yang kamu buat akan tampil di halaman pertama pencarian mesin pencari.

Tujuan dari SEO bukan saja agar tulisan berada di penampang utama ketika seseorang mencari topik terkait, melainkan juga untuk meningkatkan jumlah kunjungan atau view. Banyaknya khalayak yang datang ke situs dapat dikatakan sebagai Traffic Visitor. Semakin tinggi trafik yang ada dalam situs, maka semakin tinggi pula posisi situs di mesin pencari.

Banyak blogger dan portal berita besar menggunakan teknik ini sebagai cara meningkatkan kuantitas pembaca dalam situsnya. Bukan hanya posisi yang diincar, namun lebih dari itu adalah penghasilan yang didapat dari situs.

Besarnya profit yang akan kamu dapat dari pemanfaatan SEO tersebut tentu tidak lepas dari teknik-teknik dasar yang perlu kamu terapkan. Salah satu tekniknya yaitu menemukan kata kunci yang tepat beserta struktur penempatan kata kunci tersebut dalam sebuah tulisan.

Lantas apa saja yang perlu diperhatikan dan juga dipersiapkan? Bagaimana cara menulis artikel SEO yang baik? Simak ulasan berikut ini.

Cara Menulis Artikel SEO yang Disarankan Pakar

Menurut salah satu pakar SEO, Septi Maulida dari IDN Times dalam Indonesia Writers Festival 2020, ada 8 hal yang harus kamu perhatikan ketika menulis artikel SEO. 

1. Struktur Penulisan Artikel

Struktur penulisan artikel ini sangatlah penting untuk diperhatikan karena merupakan dasar atau kerangka sebelum mengembangkan tulisan. Dalam penulisan artikel SEO yang bagus, sebaiknya mengandung judul, sub-judul, dan penutup.

Tanpa judul khalayak akan sulit mengenali tulisan, maka dari itu judul adalah unsur utama yang penting. Sub-judul merupakan turunan dari judul utama dan merupakan garis besar dari pembahasan artikel yang dibuat.

Sedangkan penutup yaitu simpulan atau jawaban dari pertanyaan dalam artikel. Beberapa blog atau situs menempatkan penutup sebagai sambutan akhir atau akhir kata yang mencantumkan saran serta ucapan terima kasih karena sudah mengunjungi situs.

Sederhananya, struktur penulisan artikel SEO harus mengandung pembukaan, isi, dan penutup.

cara menulis artikel seo
Struktur penulisan artikel. (Rais Maulana Ihsan/Jurnalposmedia).
2. Jumlah Kata dalam Satu Artikel

Setelah menyusun struktur artikel, maka saatnya untuk mengisi bagian-bagian di dalamnya. Di tahap ini kamu perlu memerhatikan jumlah kata, karena untuk menjadi artikel top search harus berisi tulisan yang informatif.

Dalam algoritma mesin pencari Google, jika artikel yang bagus memiliki paling sedikit 500 kata. Jika jumlah kata melebihi kriteria minimum yang sistem sarankan, maka akan lebih bagus karena Google menganggapnya sebagai artikel yang berbobot.

3. Penempatan Kata Kunci (Keyword)

Kata kunci memiliki peran sentral dalam penulisan artikel SEO. Ketika Anda salah menuliskan dan memposisikan kata kunci, dampaknya artikel yang terpublikasikan akan sulit dilihat calon pembaca. Maka dari itu, penempatan kata kunci harus benar-benar kamu perhatikan.

cara menulis artikel seo
Penempatan kata kunci (Rais Maulana Ihsan/Jurnalposmedia).

Kata kunci yang bagus adalah yang sedang banyak khalayak cari atau tengah menjadi Trend di mesin pencari. Biasanya khalayak akan banyak mencari informasi hangat dan sedang banyak orang memperbincangkannya.

Penempatan kata kunci yang bagus dapat kamu tempatkan dalam beberapa bagian artikel, seperti pada judul, paragraf pertama, sub-judul, dan paragraf akhir/penutup. Misal penulis mendapati kata kunci “cara mengungkapkan perasaan” maka tiga kata itulah yang harus penulis tempatkan di bagian-bagian tersebut.

4. Keyword Density

Cara menulis artikel SEO berikutnya yaitu memperhatikan keyword density atau kepadatan kata kunci. Jumlah kepadatan yang disarankan yaitu 2-4 persen dari volume kata dalam satu artikel. Jika mengikuti kaidah alat bantu Yoast SEO, jumlah kata kunci cukup 4 saja yang tersebar di bagian-bagian artikel.

Memerhatikan keyword density ini sangat penting, karena jika terlalu banyak maka akan dianggap spam oleh mesin pencari. Jadi gunakanlah kata kunci secukupnya saja, dan minimal tempatkan pada bagian yang sudah disarankan di penempatan kata kunci.

5. Meta Title dan Description

Jika Anda adalah pengguna Google atau mesin pencari lainnya, pasti ketika searching akan mendapati judul dan juga sepenggal kalimat di bawahnya. Judul itulah yang disebut sebagai meta title dan sepenggal kalimat itu disebut meta description.

Dengan kata lain meta title dan description ini adalah yang tampil di halaman Google dan harus mengandung kata kunci di dalamnya. Jika menggunakan WordPress, posisinya ada di bawah atau di samping. Anda dapat mengeditnya sesuai kebutuhan.

6. Internal Link dan Eksternal Link

Unsur penting cara menulis artikel SEO selanjutnya yaitu Link atau tautan. Terdapat dua jenis linkinternal link dan eksternal link. Internal link dalam artikel SEO yaitu sebagai saran bacaan di halaman lain dalam satu situs yang sama.

Jika kamu memerhatikan dalam portal berita atau blog populer, biasanya kamu akan menemukan tulisan dengan warna berbeda. Seperti tautan berikut “Baca Juga: Tips Membuat Artikel SEO untuk Website”

Kedua adalah eksternal link yang ketika meng-kliknya akan mengarah ke situs kompetitor atau yang berada di luar situs Anda. Biasanya berupa sumber referensi, namun dalam beberapa artikel, penggunaan eksternal link tidak dipakai karena merupakan tulisan yang berasal dari pemikiran sendiri.

7. Struktur URL

Struktur URL yaitu alamat yang tampil dalam mesin pencari atau kamu bisa menyebutnya dengan Slug. Pastikan struktur URL mengandung kata kunci di dalamnya. Contohnya jika mendapatkan kata kunci “Rekomendasi Film Terbaik 2021” maka harus memakai struktur URL “namasitus.com/rekomendasifilmterbaik2021-…”.

Nama alamat URL sangat berpengaruh terhadap pencarian dalam mesin pencari, agar kata kunci lebih akurat. Sehingga ketika khalayak mengetikkan kata kunci dapat langsung menampilkan artikel dalam situs yang Anda kelola.

8. Alt Text dan Image

Alt text merupakan keterangan dalam gambar dengan rumus “kata kunci + sumber gambar”. Misalnya “Rekomendasi Film Terbaik 2021 (Sumber: namasitus.com)”. Alt text berbeda dengan caption, karena merupakan nama tampilan dari gambar tersebut bukan keterangan.

Selain itu, kamu perlu menambahkan gambar atau image, agar artikel lebih jelas dan menarik. Gambar bisa berupa foto, ilustrasi, vector, dan lainnya.

Terakhir, untuk menulis artikel berdasarkan teknik atau kaidah SEO tidak hanya harus memerhatikan kata kunci semata, melainkan struktur kepenulisannya pun harus kamu perhatikan. Hal yang jadi pokok penting lainnya adalah isi artikel harus pembahasan yang sedang banyak khalayak cari. 

Sekian artikel mengenai cara menulis artikel SEO menurut salah satu pakar SEO, Septi Maulida dari IDN Times. Semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat, kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya, Have a great day!

Bagikan :

Rekomendasi

Menilik Indikator Penilaian Skor Ujian serta Masa Aktif Sertifikat Kursus TOEFA dan TOEFL JURNALPOSMEDIA.COM – Sejalan dengan kegiatan persiapan ujian Test of English for Academics (TOEFA) dan Test of English Foreign Language (TOEFL) yang di adakan oleh Language Center (LC) UIN Bandung, terdapat beberapa indikator penilaian skor ujian serta masa aktif sertifikat kursus bagi mahasiswa. Ketua LC UIN Bandung Abdul Kodir turut menjelaskan, berkenaan dengan skor nilai, setiap tahunnya akan ada beberapa perubahan kebijakan. Hal ini dipicu karena adanya cetakan baru buku Pedoman Akademik di setiap tahunnya. “Jadi kita hanya memberikan keterangan bahwa anda skornya sekian. Nanti umpan-umpannya skornya berlaku atau tidak atau misalkan kurang, maka ya, harus ujian lagi dan kalau mau ujian lagi anda gausah dari ulang harus kursus lagi,” ungkapnya kepada Jurnalposmedia, Rabu (27/7/2022). Skor dan Keuntungan yang Didapat Abdul Kodir kembali menjelaskan, mengenai minimal skor yang diraih oleh setiap mahasiswa itu berbeda-beda, hal ini bergantung pada kebijakan Fakultas dan Program Studi Prodi nya masing-masing. Sementara indikator dan standar penilaiannya dinilai dari listening, reading, dan vocabulary. “Untuk vocabulary nya kita itu ingin mahasiswa UIN itu paham dan mengenal vocab-vocab dengan istilah yang dekat dengan keislaman jadi nanti ada kaya English for islamic student jadi nanti ada vocab yang nanti dekat dengan kajian-kajian keislaman,” ungkapnya. Beralih dari tes tersebut, Abdul kembali menuturkan, para mahasiswa yang mengikuti tes dan kursus keterampilan berbahasa nantinya akan mendapatkan keuntungan berupa sertifikat kursus. “Masa aktif sertifikat tes TOEFL dan TOEFA ini hanya dua tahun, jika sudah lebih dari dua tahun maka harus tes lagi agar mendapatkan skor TOEFL yang terbaru dan sertifikatnya aktif. Sedangkan sertifikat kursus keterampilan berbahasa bisa aktif seumur hidup,” jelasnya. Tanggapan Mahasiswa Terkait Tes TOEFL dan TOEFA Kursus bahasa yang berujung dengan ujian TOAFL dan TOEFA, sebagai syarat kelulusan ini banyak mendapatkan apresiasi dari mahasiswa yang semangat untuk mengikuti kursus tersebut. Mahasiswi jurusan Ilmu Al-Qur’an Tafsir (IAT), Destiana Rosyidah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Desti juga tidak sungkan mengeluarkan kritik dan sarannya untuk program ini. “Hanya saja sertifikat yang nantinya keluar setelah ujian itu hanya bisa di pakai di kampus saja, tidak bisa di pakai untuk kepentingan di luar kampus, semisal untuk melamar beasiswa atau pekerjaan yang membutuhkan sertifikat serupa,” ungkapnya. Ia juga berharap agar dosen pembimbing kursus mulai memperhatikan kegiatan belajar mengajar (KBM) mahasiswa nya agar mendapatkan hasil maksimal dalam ujiannya. Karena masih banyak dosen pembimbing yang kurang memperhatikan KBM kursusnya. “Tidak semua dosen pembimbing kursus peduli pada mahasiswa kursusnya. Yah
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments