Toko Roti Sidodadi, Kuliner Legendaris Kota Bandung

JURNALPOSMEDIA.COM – Siapa yang tidak kenal dengan Roti Sidodadi? Roti legendaris yang sudah terkenal sejak tahun 1960-an di Kota Bandung ini tidak pernah sepi peminat, lho.

Bertempat di Jalan Otto Iskandar Dinata nomor 225, Kota Bandung. Letaknya berada di sekitaran pusat kota. Roti ini sangat digemari warga Bandung dan juga wisatawan. Sebab, Roti Sidodadi memiliki cita rasa yang khas dan konsisten mempertahankannya dari dulu hingga sekarang.

Selain itu, Sidodadi masih mempertahankan arsitektur bangunannya. Pengunjung akan melihat plang besar bertuliskan “TOKO SIDODADI”. Dengan menggunakan huruf kapital berwarna merah dengan kesan jadul yang sangat melekat dengan toko ini.

Toko Sidodadi mulai beroperasi pada pukul 10.00 WIB  hingga 20.00 WIB setiap harinya. Namun, terkadang sudah buka lebih awal karena banyak konsumen yang masuk melalui pintu rahasia.

Sang pemilik toko, Otih mengatakan bahwa pintu rahasia ini terletak di pojok toko. Tidak banyak yang mengetahui keberadaannya, hanya segelintir orang termasuk pelanggan setia Toko Sidodadi.

“Ada pintu kecil di pojok toko. Kalau toko belum buka, konsumen bisa masuk ke situ. Meski di luar masih tutup, tapi di dalam sudah penuh konsumen,” ungkap Otih pada Rabu (19/5/2021).

Meskipun setiap harinya toko ini diserbu pembeli, kamu tidak akan menunggu lama, kok. Jumlah pegawai yang banyak dan juga sigap akan membantumu untuk mendapatkan roti yang diingankan.

Untuk harga yang ditawarkan sangat ramah di kantong dan tidak akan menguras kocekmu, lho. Roti kecil dibanderol dengan harga Rp3.700 sampai Rp4.800. Sedangkan untuk mendapatkan roti berukuran besar kamu hanya perlu mengeluarkan Rp13.000 hingga Rp16.000 saja. Terjangkau bukan?

Tak cepat puas dengan rasa, Roti Sidodadi terus lakukan inovasi rasa. Hingga saat ini ada 30 varian untuk kedua ukuran. Seperti kismis, jagung, nanas, cokelat, keju, srikaya, sosis, kornet keju, dan roti frans cokelat yang akan memanjakan lidahmu.

Salah satu pembeli, Agus mengatakan sejak merantau di Bandung tahun 1981-an, ia selalu membeli Roti Sidodadi.

“Rasanya unik beda dengan di toko lain. Tekstur yang padat dan lembut dapat membuat siapapun yang menikmatinya merasa cepat kenyang. Tidak hanya saya, keluarga saya juga menyukai roti ini,” tutupnya.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.