JURNALPOSMEDIA.COM – Kelezatan kue pia basah dengan isian padat dan tekstur lembut menjadi ciri khas dari Pia Ambu Hidaya. Berawal dari dapur rumah di kecamatan Cimaung, Bandung. Kini usaha rumahan tersebut mulai dikenal masyarakat luas dan mempunyai pelanggan setia dari berbagai daerah dengan omzet hingga Rp5 juta per-bulan.
Usaha ini dirintis oleh Susi Astuti sejak 2018. Susi menyebutkan, ia memulai usaha ini setelah berhenti bekerja sebagai pegawai pabrik lalu mencoba membuka usaha baru yaitu kue Pia Ambu Hidaya yang menjadi titik keberhasilannya.
“Waktu berhenti bekerja, saya mencoba segala macam usaha, dan akhirnya usaha Pia Ambu Hidaya ini menjadi pilihan yang mendatangkan keberhasilan,” ujarnya saat diwawancarai pada Jum’at (4/7/2025).
Penamaan Ambu berasal dari panggilannya untuk sang Ibu. Usaha ini awalnya bernama Rumah Pia Ambu, namun harus diganti karena nama tersebut sudah digunakan pihak lain.
Pada awal merintis usahanya, Susi mengaku terkendala pemasaran. Awalnya, penjualannya hanya satu-dua kemasan setiap harinya. Ia lalu menitipkan produknya ke saudara yang berjualan di pasar tumpah, yang akhirnya kini Pia Ambu Hidaya dikenal banyak orang.
Promosi dilakukan melalui sosial media terutama di WhatsApp, mengikuti bazar, dan kerjasama dengan keluarga sebagai reseller.
Susi menambahkan, bahwa kue pia yang diproduksinya berbeda dengan kue pia dari tempat lain, karena teksturnya yang basah, lembut, dan isinya yang melimpah.
“Kalo kata orang, pia kita teksturnya lembut, isinya banyak, dan ini pia basah. Beda sama yang lain, kan biasanya kering,” ujarnya.
Membagi waktu yang seimbang, antara urusan rumah tangga dan produksi adalah kunci mengatur waktu. Pekerjaan domestik dilakukan di pagi hari, sementara produksi kue pia dilaksanakan pada siang hari.
Susi berharap dapat mengembangkan usaha dengan membuka cabang dan memiliki tempat produksi yang lebih besar. Sebagai penutup, ia menyampaikan pesan untuk pelaku usaha yang masih ragu memulai. Ia menekankan pentingnya semangat dan konsistensi.
“Jangan menyerah, terus berusaha, gagal coba lagi. Karena yakin usaha tidak akan mengkhianati hasil,” pungkasnya.
















