JURNALPOSMEDIA.COM – Di era yang serba digital ini, website menjadi hal penting yang dimiliki suatu perusahaan atau suatu lembaga. Namun, hal seharusnya memudahkan manusia justru dapat membahayakan karena rendahnya tingkat keamanan sehingga situs penting seringkali menjadi sasaran empuk para peretas.
Banyaknya kasus peretasan situs bahkan sampai situs milik negara di Indonesia menjadi bukti bahwa situs Indonesia mudah diretas dan rendah tingkat keamanannya. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Berikut beberapa penyebab mudahnya situs untuk diretas.
- Kata Sandi yang Lemah dan Mudah Ditebak
Sering kali peretasan terjadi karena kelalaian pemilik, salah satunya adalah penggunaan kata sandi yang lemah dan mudah ditebak. Selain itu, penggunaan kata sandi yang sama di setiap media sosial atau pun situs semakin memudahkan peretas dalam menebak kata sandi. Solusinya adalah dengan mengganti kata sandi yang sederhana dengan kata sandi rumit dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan bahkan simbol.
- Penggunaan Hosting atau Penyimpanan Data yang Tidak Aman
Hosting yang murah atau tidak dikelola dengan baik sering kali menjadi sasaran empuk bagi peretas. Server yang lemah atau berbagi sumber daya dengan banyak pengguna lain (shared hosting) meningkatkan risiko keamanan. Solusinya adalah dengan beralih ke hosting yang terpercaya dan memastikan secara berkala keamanan situs.
- Tidak Ada Backup yang Teratur
Tidak adanya backup yang teratur membuat pemulihan setelah peretasan menjdi sangat sulit. Situs yang tidak memiliki backup yang teratur bahkan terancam tidak bisa kembali pada kondisi semula. Solusinya lakukan backup otomatis dan simpan Salinan data di lokasi server yang berbeda.
- Jarang Melakukan Tes Keamanan Berkala
Tes keamanan sangat diperlukan setiap membangun dan merawat situs. Uniknya, sekelas Facebook dan Google tidak ragu memberikan hadiah besar kepada peretas yang berhasil membobol website mereka. Hal itu dilakukan untuk mengetahui keberadaan celah keamanan yang berhasil digunakan oleh peretas sehingga mereka dapat memperbaiki dan membuat website menjadi lebih aman. Solusinya adalah dengan melakukan pengecekan secara teratur dan berkala, memastikan tidak ada yang janggal pada situs.
- Kesadaran Keamanan Siber Rendah
Kesadaran mengenai keamanan siber juga menjadi faktor pendorongnya. Perusahaan yang tidak mementingkan keamanan siber cenderung lebih mudah mengalami peretasan. Solusinya adalah dengan meningkatkan kesadaran pentingnya keamanan siber dan membentuk divisi khusus untuk mengelola situs dengan benar dan baik.
















