Sat, 24 February 2024

Kenali Empat Hormon Kebahagiaan Untuk Kelola Perasaanmu

Reporter: Santi Agustini | Redaktur: Sherly Putri Febrianti | Dibaca 376 kali

Fri, 14 January 2022
Sumber: Pinterest

JURNALPOSMEDIA.COM – Pernah enggak sih merasa sedih, hampa, atau bahkan tak bahagia? Ternyata, perasaan tak menyenangkan yang kerap kali kita alami setiap harinya dikendalikan oleh zat-zat kimia alami dalam tubuh manusia itu sendiri, lho.

Yaps, hormon kebahagiaan! Kali ini Jurnalposmedia telah merangkum empat hormon kebahagiaan untuk kelola perasaanmu. Mulai dari definisi, fungsi, hingga cara meningkatkannya. Yuk disimak dan jangan lupa baca hingga selesai, ya!

  1. Hormon Dopamin

Dopamin dikenal sebagai hormon rasa senang dan pengatur emosi. Dampak yang ditimbulkan dari adanya hormon ini sangat beragam, lho. Seperti jatuh cinta, percaya diri, gembira hingga termotivasi dalam belajar dan bekerja.

Selain itu juga Dopamin berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh, proses pencernaan, produksi insulin di pankreas, hingga menjaga pembuluh darah tetap melebar agar tekanan darah tidak meningkat.

Lantas bagaimana jika Dopamin ini rendah? Akibatnya, semangat menjadi turun, kurang termotivasi, dan kesulitan fokus yang mengakibatkan kurangnya energi dalam tubuh.

Untuk menjaga kadar Dopamin, perbanyaklah konsumsi protein seperti daging, susu, telur, dan keju. Serta jangan lupa berolahraga, tidur yang cukup, berjemur di bawah sinar matahari pagi, dan mulai membuat rencana rutin atas tujuan yang hendak dicapai.

  1. Hormon Serotonin

Serotonin, hormon yang berperan mengendalikan emosi dan suasana hati ini diproduksi di otak melalui proses penggabungan Asam Amino Triptofan dengan komponen protein lainnya. Triptofan tidak dihasilkan tubuh, akan tetapi diperoleh dari makanan yang kita konsumsi.

Untuk menjaga kadar Serotonin sendiri dianjurkan memakan ikan, kacang-kacangan, keju, dan juga telur. Serta sentiasa membayangkan hal-hal indah, giat berolahraga, dan biasakan terkena sinar mentari pagi.

Kok senantiasa membayangkan hal-hal indah sih? Yaps! Karena Serotonin ini dapat menimbulkan perasaan baik seperti merasa penting, mampu, puas, dan berharga. Efek lainnya jika mempertahankan kadarnya sama dengan menjaga fungsi dan gerakan usus, membantu proses pembekuan darah, dan memelihara kesehatan tulang.

Tubuh dengan kadar Serotonin rendah dapat memicu berbagai masalah seperti gangguan tidur, nafsu makan yang tidak stabil, merasa gelisah, sakit kepala, serta menjadi lebih sensitif.

  1. Hormon Endorfin

Hormon Endorfin dikenal sebagai Morfin atau zat penghilang rasa sakit dan peningkat rasa senang alami yang dihasilkan tubuh. Endorfin diproduksi selama tubuh sedang merasakan kegiatan yang menyenangkan seperti tertawa.

Selain itu, Endorfin juga membantu pengelolaan rasa cemas, stres, hingga depresi. Pun membantu meningkatkan kekebalan tubuh, daya ingat, dan kemampuan kognitif.

Ada beberapa langkah untuk meningkatkan kadar Endorfin di antaranya, tertawa, menangis, berolahraga, mengonsumsi dark chocolate, mendengarkan musik, hingga melakukan meditasi.

  1. Hormon Oksitosin

Hormon yang dihasilkan oleh Hipotalasmus ini merupakan bagian penting dari otak yang berperan dalam mengatur berbagai fungsi dasar dalam tubuh. Termasuk dalam sistem repoduksi dan perilaku manusia.

Pada wanita, Oksitosin berperan saat proses persalinan dan menyusui. Sedangkan pada pria, Oksitosin berperan dalam penyaluran sperma dan produksi testosteron pada testis. Selain itu pun berfungsi untuk membangun kepercayaan, hubungan dan emosi terhadap orang lain sehingga terciptanya sebuah ikatan.

Kadar Oksitosin yang rendah dapat memunculkan gejala depresi, memicu perasaan kesepian, kurang terhubung dengan orang lain, cemas, serta sulit tidur. Oleh karenanya, untuk menjaga kadar ini kamu dapat perbanyak bersosialisasi, mandi air dingin, mendengarkan musik, melakukan pijat atau akupuntur, serta bersentuhan fisik.

Mengenali keempat hormon di atas, setidaknya dapat memperluas pengetahuan tentang apa yang ada dalam tubuh kita. Serta membantu memahami pentingnya  menjaga kesehatan fisik dan mental. Bagi seseorang yang tengah mengalami gangguan kesehatan mental serius, alangkah lebih baiknya mengonsultasikan terlebih dahulu dengan  seorang psikolog atau psikiater.

Semoga bermanfaat dan selamat beraktivitas! Semoga harimu menyenangkan, ya!

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments