Mon, 17 June 2024

Dianggap Merendahkan Indonesia, Drama Korea Terbaru “Racket Boys” Menuai Kontroversi

Reporter: Siti Suaidah/Magang | Redaktur: Suryadi | Dibaca 202 kali

Fri, 18 June 2021
Racket Boys
Pertandingan final bulutangkis antara Korea Selatan vs Indonesia dalam drama Korea terbaru SBS “Racket Boys”. (Sumber: Netflix)

JURNALPOSMEDIA – Drama Korea terbaru naungan Seoul Broadcasting Station (SBS) yang berjudul Racket Boys telah menayangkan episode yang kelima, pada Senin (14/6/2021).

Lokasi syuting yang mengangkat tema di Istora Senayan, Jakarta. Drama Racket Boys menuai kontroversi karena dianggap telah merendahkan Indonesia.

Dalam episode lima, Indonesia dijadikan tuan rumah pada pertandingan final bulutangkis antara Indonesia dan Korea Selatan.

Han Se Yoon (Lee Jae In) pemeran utama di drama tersebut bertanding melawan Ivana Putri (Soobin Ko) perwakilan pebulutangkis dari Indonesia.

SBS membuat pengaturan lokasi semirip mungkin dengan lapangan Istora Senayan di Jakarta. Bahkan, SBS menggunakan figuran orang Indonesia sebagai penonton di sana.

Hal tersebut memberikan suatu kebanggan bagi Indonesia. Namun, karena adanya dialog yang dianggap menjatuhkan fasilitas Indonesia. Warganet berbondong-bondong mengkritik adegan dalam drama tersebut.

Dialog yang menjadi kontroversial, ketika pelatih tim nasional Han Se Yoon (Ahn Nae Sang) mengomentari buruknya fasilitas hotel dan tempat latihan di Indonesia. Menurutnya, itu dilakukan sengaja untuk mengalahkan Se Yoon.

“Sialan, mereka keterlaluan, penginapannya tak bagus. Mereka berlatih di tempat pertandingan, sedangkan kita di tempat latihan tua tanpa AC. Alasannya hanya satu, itu karena Han Se Yoon. Mereka mau mengalahkannya, bagaimanapun caranya,” ujar pelatih tim dalam dialognya.

Meskipun dalam drama, warganet tidak terima karena SBS menampilkan citra buruk Indonesia di mata publik.

Akibatnya, akun instagram SBS dibanjiri komentar netizen Indonesia. Dalam waktu empat belas jam, salah satu postingan pratinjau Racket Boys sudah mendapatkan 15.000 komentar sebagai bentuk protes netizen Indonesia.

“Sesuka-sukanya sama drakor, kalau dramanya menjelekkan Indonesia ya tidak diterima,” tulis @jjnnaii.

“Padahal dramanya bagus, kenapa harus ada dialog menjatuhkan? Maaf saya hilang rasa hormat,” tulis @abdulah_salman.

“Minta maaf pada Indonesia. Jangan membuat candaan dengan menjatuhkan negara lain. Itu sangat tidak lucu,” tulis @94alika.

Salah satu penonton setia Cantika Putri mengatakan, tidak begitu berkomentar mengenai drama Racket Boys. Karena yang kontroversi hanya pada episode lima, sehingga ia tetap melanjutkan menonton drama tersebut.

“Tapi saya juga tetap mendukung SBS untuk meminta maaf,” ungkapnya, Rabu (16/6/2021).

Ia menambahkan, menyikapi kontroversi drama Racket Boys warganet Indonesia harus bersikap bijak dalam berkomentar.

“SBS memang bersalah, tapi kita juga haruslah bijak dengan komentar yang kita tulis. Kita harus memperhatikan tingkah laku kita yang baik, agar tidak direndahkan oleh mereka kembali,” pungkasnya.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments