Sat, 18 May 2024

Covidiot, Julukan Orang Bebal dan Egois di Tengah Corona

Reporter: Muhammad Faiz Sultan | Redaktur: Putri Restia Ariani | Dibaca 240 kali

Thu, 9 April 2020
Fenomena Panic Buying di tengah pandemi Covid-19, menjadi salah satu indikasi julukan Covidiot (Sumber: AFP)

JURNALPOSMEDIA.COM-Merebaknya pandemi Covid-19 di dunia, mengharuskan sejumlah negara untuk memberlakukan kebijakan Social Distancing hingga Lockdown. Namun, masih banyak orang-orang yang bebal dan tidak mengindahkan aturan tersebut. Tak heran, mereka menjadi bulan-bulanan netizen dan dijuluki Covidiot. Lalu, apa sebenarnya arti dari istilah Covidiot?

Covidiot berasal dari nama virus Covid-19, dan idiot yang diartikan bodoh. Mereka yang bandel dan mengabaikan peringatan terkait kesehatan dan keselamatan publik dilabeli istilah ini. Urban Dictionary, mendefiniskan Covidiot menjadi dua golongan.

“Relating to the 2020 Covid-19 virus:

Someone who ignores the warnings regarding public health or safety.
A person who hoards
goods, denying them from their neighbors.”

Dalam konteks Pandemi COVID-19 yang sedang terjadi, seorang Covidiot adalah mereka yang selalu menganggap remeh pandemi Corona. Covidiot yang keras kepala senantiasa cuek, dan mengabaikan anjuran dari pemerintah untuk melakukan upaya Social Distancing ataupun Physical Distancing. Meski telah dilarang, mereka tetap saja pergi keluar rumah dan tidak membatasi diri.

Setiap langkah dan anjuran yang diberikan kepada masyarakat, adalah bentuk usaha untuk memutus rantai penyebaran virus Corona. Namun, seorang Covidiot yang tidak acuh akan peringatan ini, sangat berpotensi untuk menjadi pengangkut (carrier) virus itu sendiri. Hal ini sangat berbahaya karena meskipun tidak tertular, mereka bisa saja menjadi penyebar virus dengan jangkauan yang lebih luas.

Selain itu, istilah Covidiot juga diartikan sebagai orang yang bodoh karena menimbun banyak bahan makanan, ataupun barang-barang yang menjadi persediaan vital banyak orang. Saat ini kita menjumpai banyak fenomena panic buying yang dilakukan sejumlah orang, seperti memborong hand sanitizer dan masker. Bahkan, tenaga medis pun kekurangan persediaan masker.

“Did you see that covidiot with 300 rolls of toilet paper in his basket?

That covidiot is hugging everyone she sees.”

Dua kutipan dari Urban Dictionary di atas, menjadi contoh ujaran orang-orang terhadap si Covidiot.

Saat ini, Covidiot menjadi istilah yang populer di masyarakat untuk menyebut orang-orang yang bodoh dan egois sampai-sampai meremehkan pentingnya upaya pencegahan virus Corona. Tagar #Covidiot pun ramai dicuitkan di Twitter, tentu sebagai masyarakat modern yang berakal, kita bersama harus ikut andil melawan pandemi Covid-19. Seperti tetap dirumah, menjaga jarak fisik dan sosial, serta menerapkan pola hidup sehat.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments