Tue, 9 June 2026

Bersuara di Antara Karya : Sosok Ruswanti Nurrizki, Mahasiswi FAH UIN Bandung

Reporter: Mutiara Islamy Sabila | Redaktur: Ravi Ahmad Maulana | Dibaca 104 kali

Sumber foto: Dokumen Pribadi

JURNALPOSMEDIA.COM Di tengah padatnya aktivitas kuliah dan kehidupan mahasantri, Ruswanti Nurrizki tetap aktif mengikuti berbagai perlombaan. Baginya, perlombaan bukan tentang mengalahkan siapapun, tetapi mengatur diri sendiri untuk berproses menggapai mimpi. Mahasiswi semester dua Jurusan Bahasa dan Sastra Arab UIN Bandung ini membuktikan bahwa kesibukan bukan penghalang, melainkan tantangan untuk terus bertumbuh.

Perempuan kelahiran Bandung, 7 November 2005 ini memilih memanfaatkan waktunya dengan berbagai kegiatan positif, karena baginya sibuk bukan berarti produktif. Selain berstatus mahasiswi, ia juga merupakan mahasantri Ma’had Al-Jami’ah yang aktif di kampus, serta aktif mengikuti berbagai perlombaan dan organisasi. Kesibukannya di kampus dan ma’had tidak pernah menjadi alasan untuk berhenti mencoba berbagai kesempatan yang datang kepadanya.

“Sebetulnya untuk pembagian waktu ya kembali ke dasar awal pembagian waktu, intinya timeline itu penting,” ujarnya saat diwawancarai Selasa, (12/5/2026).

Langkah Ruswanti mengikuti berbagai perlombaan tentunya bukan tanpa alasan. Ketertarikan tersebut telah tumbuh sejak ia duduk di bangku sekolah dasar. Setiap bimbingan guru, arahan juri dan pengalaman menjadikannya terus berkembang. Bagi Ruswanti hal paling penting dalam perlombaan bukan hasil akhir, tetapi bagaimana ia melewati prosesnya.

“Singkatnya itu, prosesnya yang saya suka walaupun ya hasilnya pasti semua orang mengharapkan hasil yang terbaik ya atau mungkin juara, tetapi saya selalu senang dengan prosesnya,” katanya.

Di balik semangat dan keteguhannya, Ruswanti tidak menampik adanya rasa lelah dan keinginan untuk mundur dari mimpinya. Dia juga terkadang merasa kesepian karena banyak waktu bermain yang perlu dikorbankan karena padatnya jadwal latihan. Namun, dorongan dari keluarga untuk terus berproses dan mencoba semua kesempatan meyakinkan dirinya untuk terus mengembangkan kemampuannya di berbagai bidang.

Perjalanan panjang tersebut berbuah manis. Setelah dinobatkan sebagai Mahasiswi Berprestasi dan Winner Duta Tingkat Fakultas tahun 2025, Ruswanti terus melebarkan sayap pengalamannya. Pada April 2026, Ruswanti berhasil memenangkan tiga lomba sekaligus dengan tiga cabang lomba yang berbeda. Dia membuktikan bahwa mahasiswi UIN Bandung juga bisa menjadi sosok multitalenta.

Ruswanti berhasil meraih Juara 3 Lomba Ngadongeng pada kegiatan Festival Literasi dan Budaya di UIN Bandung. Ruswanti juga menjadi Juara 1 Qiroatus Syi’ir dan Juara 2 Khitobah Tingkat Nasional pada Kegiatan Arabic World Festival 8 Tahun 2026 di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Di balik pencapaiannya, ada sosok sahabat dekat yang menjadi saksi bisu perjalanannya untuk mencapai semua mimpinya. Laila Srianjani teman sekamarnya di Ma’had Al-Jami’ah, menyaksikan secara langsung setiap prestasi Ruswanti serta menjadi cerita indah dan menginspirasi bagi dirinya.

“Senang banget pokoknya melihat pencapaian Ruswanti, dan pengen ngeliat dia terbang lebih tinggi,” Ujar Laila

Bagi Ruswanti Nurrizki puncak kemenangan bukan terletak pada hasil akhir yang menyenangkan, tetapi pada proses yang dapat dinikmati sepenuh hati. Kita harus menyambut semua kesempatan yang hadir dalam hidup, karena lebih baik menyesal ketika kalah daripada menyesal karena tidak mencoba.

Bagikan :

Tinggalkan komentar pertama