Mon, 10 August 2026

BMKG sebut El Nino Menguat pada Puncak Kemarau Agustus 2026

Reporter: Aqila Naila Fitri | Redaktur: Sahara Putri Amiliana | Dibaca 19 kali

Sumber foto : Magnific

JURNALPOSMEDIA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi fenomena fenomena pemanasan suhu permukaan air laut diatas batas normal atau El Nino 2026 telah mencapai kategori kuat. Fenomena ini berpotensi meningkat menjadi sangat kuat, sehingga memicu musim kemarau yang lebih kering dan panjang di sejumlah wilayah Indonesia.

Melansir dari Antara, Kepala BMKG, Teuku Faisal menyebutkan Indeks El Nino-Southern Oscillation (ENSO) berada pada posisi plus 1,59. Kondisi ini menyebabkan curah hujan rendah hingga sangat rendah di sebagian besar wilayah Indonesia. Terutama pada puncak musim kemarau di bulan Agustus dan September 2026.

Dampak anomali iklim global ini tidak hanya terbatas pada sektor meteorologi. Sektor vital seperti pertanian, energi, kesehatan hingga aktivitas ekonomi masyatas dapat terpengaruh. Penyediaan air bersih, pengelolaan waduk dan irigasi juga dapat terdampak.

“Sektor pertanian terancam mengalami penurunan produksi akibat gangguan kalender tanam,” ujar Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani.

Sektor energi juga menghadapi risiko berkurangnya pasokan listrik. Debit air pada bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) menurun akibat curah hujan rendah. Kondisi ini dapat mengganggu operasional pembangkit listrik di sejumlah daerah.

“Suhu udara di Indonesia terasa lebih panas dari biasanya,” kata Teuku Faisal. Anomali iklim ini diprediksi berlangsung hingga tahun 2027.

Sementara itu, wilayah Kabupaten Bandung juga mulai bersiap menghadapi ancaman kekeringan. Kepala bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat, mengatakan 19 kecamatan masuk kategori rawan.

“Potensi kekeringan sebenarnya ada di seluruh 31 kecamatan,” ujar Diki Sudrajat.

Dilansir dari DetikJabar Diki Sudrajat mengaku telah menyiapkan distribusi air bersih ke tiap kecamatan. BPDB Kabupaten Bandung juga berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung untuk mitigasi.

Meskipun kemarau meluas, BMKG mencatat potensi hujan lokal di beberapa daerah. Hujan lokal tersebut dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada periode 7-13 Agustus 2026.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tidak berteduh di bawah pohon saat cuaca buruk. Pihaknya juga meminta seluruh pihak tetap waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Bagikan :

Rekomendasi

Menilik Indikator Penilaian Skor Ujian serta Masa Aktif Sertifikat Kursus TOEFA dan TOEFL JURNALPOSMEDIA.COM – Sejalan dengan kegiatan persiapan ujian Test of English for Academics (TOEFA) dan Test of English Foreign Language (TOEFL) yang di adakan oleh Language Center (LC) UIN Bandung, terdapat beberapa indikator penilaian skor ujian serta masa aktif sertifikat kursus bagi mahasiswa. Ketua LC UIN Bandung Abdul Kodir turut menjelaskan, berkenaan dengan skor nilai, setiap tahunnya akan ada beberapa perubahan kebijakan. Hal ini dipicu karena adanya cetakan baru buku Pedoman Akademik di setiap tahunnya. “Jadi kita hanya memberikan keterangan bahwa anda skornya sekian. Nanti umpan-umpannya skornya berlaku atau tidak atau misalkan kurang, maka ya, harus ujian lagi dan kalau mau ujian lagi anda gausah dari ulang harus kursus lagi,” ungkapnya kepada Jurnalposmedia, Rabu (27/7/2022). Skor dan Keuntungan yang Didapat Abdul Kodir kembali menjelaskan, mengenai minimal skor yang diraih oleh setiap mahasiswa itu berbeda-beda, hal ini bergantung pada kebijakan Fakultas dan Program Studi Prodi nya masing-masing. Sementara indikator dan standar penilaiannya dinilai dari listening, reading, dan vocabulary. “Untuk vocabulary nya kita itu ingin mahasiswa UIN itu paham dan mengenal vocab-vocab dengan istilah yang dekat dengan keislaman jadi nanti ada kaya English for islamic student jadi nanti ada vocab yang nanti dekat dengan kajian-kajian keislaman,” ungkapnya. Beralih dari tes tersebut, Abdul kembali menuturkan, para mahasiswa yang mengikuti tes dan kursus keterampilan berbahasa nantinya akan mendapatkan keuntungan berupa sertifikat kursus. “Masa aktif sertifikat tes TOEFL dan TOEFA ini hanya dua tahun, jika sudah lebih dari dua tahun maka harus tes lagi agar mendapatkan skor TOEFL yang terbaru dan sertifikatnya aktif. Sedangkan sertifikat kursus keterampilan berbahasa bisa aktif seumur hidup,” jelasnya. Tanggapan Mahasiswa Terkait Tes TOEFL dan TOEFA Kursus bahasa yang berujung dengan ujian TOAFL dan TOEFA, sebagai syarat kelulusan ini banyak mendapatkan apresiasi dari mahasiswa yang semangat untuk mengikuti kursus tersebut. Mahasiswi jurusan Ilmu Al-Qur’an Tafsir (IAT), Destiana Rosyidah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Desti juga tidak sungkan mengeluarkan kritik dan sarannya untuk program ini. “Hanya saja sertifikat yang nantinya keluar setelah ujian itu hanya bisa di pakai di kampus saja, tidak bisa di pakai untuk kepentingan di luar kampus, semisal untuk melamar beasiswa atau pekerjaan yang membutuhkan sertifikat serupa,” ungkapnya. Ia juga berharap agar dosen pembimbing kursus mulai memperhatikan kegiatan belajar mengajar (KBM) mahasiswa nya agar mendapatkan hasil maksimal dalam ujiannya. Karena masih banyak dosen pembimbing yang kurang memperhatikan KBM kursusnya. “Tidak semua dosen pembimbing kursus peduli pada mahasiswa kursusnya. Yah

Tinggalkan komentar pertama