Thu, 18 June 2026

Adu Kreativitas dan Kecerdasan, Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Unjuk Gigi di Kompetisi GFE 2026

Reporter: Mutiara Islamy Sabila | Redaktur: Nida Rasya Kania | Dibaca 30 kali

Sumber foto: Dokumentasi panitia

JURNALPOSMEDIA.COM – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika UIN Bandung menggelar Kompetisi Gebyar Fisika Eureka (GFE) 2026 yang diikuti ratusan peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung sejak Jumat (22/5/2026) hingga Rabu (17/6/2026) yang berlokasi di Aula Abdjan Soelaeman .

GFE 2026 merupakan bagian dari program kerja Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika UIN Bandung. Acara ini rutin diselenggarakan setiap tahunnya dengan cabang perlombaan dan sasaran peserta yang terus berkembang.

Mengusung tema “Penguatan Aktualisasi Mahasiswa melalui Kompetisi Akademik dan Non akademik dalam Rangka Pengembangan Minat, Bakat, dan Daya Saing Generasi Muda”, kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta yang berkompetisi dalam 15 cabang lomba, yang terbagi ke dalam kategori internal dan eksternal.

Organizing Committee (OC) GFE 2026, Daffa Adzwa Alief, mengatakan bahwa peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar SMA hingga mahasiswa.

“Jadi untuk Gebyar Fisika Eureka ini tidak terbatas mahasiswa jurusan fisika tapi terbuka untuk umum dari SMA sampai mahasiswa luar UIN juga bisa karena lombanya pun beragam, dan alhamdulillah untuk tahun ini pesertanya mencapai 200 pendaftar di google form, belum lagi yang daftar langsung gitu,” ujarnya saat diwawancarai oleh Jurnalposmedia, Rabu (17/6/2026).

Selain perlombaan, GEF 2026 juga menghadirkan Dosen STIE Surakarta, Ginanjar Rahmawan sebagai narasumber Seminar Nasional GFE 2026. Seminar tersebut diselenggarakan bersamaan dengan grand closing pada Rabu (17/6/2026) dan terbuka untuk umum.

Daffa mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam pelaksanaan GFE 2026 adalah membagi waktu kepanitiaan di tengah jadwal UTS hingga menjelang UAS, serta proses pencarian sponsor. Meski demikian, berbagai kendala tersebut tidak menghambat jalannya kegiatan hingga penutupan acara.

“Tantangan terbesar kami adalah mengatur waktu di tengah jadwal perkuliahan dan mencari sponsor untuk mendukung kegiatan,” ujarnya.

Kompetisi yang diadakan setiap tahun ini mendapat sambutan baik dari para peserta, mereka antusias mengikuti berbagai cabang lomba. Salah satu peserta, Yoni Sahidumajid, mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti GFE 2026.

“Dari saya pribadi ya, acara Gebyar Fisika tahun 2026 ini sukses, seru juga gitu, banyak apa ya pengalaman, kayak saya ikut kan badminton, voli seru juga,” ungkapnya.

Acara yang sudah berjalan sejak tahun 2011 ini terus mengalami perkembangan. Sejumlah peserta juga memberikan masukan agar cabang lomba yang diselenggarakan semakin beragam dan relevan dengan minat generasi muda saat ini.

Melalui GFE 2026, panitia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, kreativitas, serta membangun daya saing di tengah perkembangan zaman.

Bagikan :

Tinggalkan komentar pertama