Tue, 16 April 2024

Pendaftaran MB-KM Bermasalah, Ija: Ada Kesalahan Server

Reporter: Siti Suaidah | Redaktur: Sherly Putri Febrianti | Dibaca 311 kali

Tue, 31 August 2021
Pendaftaran MB-KM
Ketua LPM UIN Bandung, Ija Suntana menjelaskan mengenai gangguan server website MB-KM kepada tim Jurnalposmedia, Senin (30/8/2021). (Siti Suaidah/Jurnalposmedia)

JURNALPOSMEDIA.COM – Pada Senin (16/8/2021), pendaftaran program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MB-KM) telah resmi dibuka. Namun, akhir-akhir ini website MB-KM tak dapat diakses oleh para mahasiswa yang hendak mendaftar.

Pernyataan tidak bisa diaksesnya website MB-KM dikemukakan oleh salah satu mahasiswa jurusan Manajemen Haji dan Umroh, Rina Rahma.

“Ketika saya buka link web MB-KM, tidak ada yang bisa saya klik satupun. Padahal saya ingin daftar sekarang, tapi tidak bisa beroperasi (website-nya),” ujar Rina kepada Jurnalposmedia, Senin (30/8/2021).

Ternyata, bukan hanya website MB-KM saja yang sedang mengalami gangguan. Setelah diklarifikasi oleh tim Jurnalposmedia, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Bandung, Ija Suntana mengatakan bahwa ada 40 website yang tidak beroperasi.

“Kabarnya ada 40 website yang tidak bisa dibuka. Contohnya, website dari jurusan komunikasi. Saya mencoba akses dan ternyata tidak bisa, sama seperti website lainnya,” kata Ija.

Lebih lanjut, Ija mengungkapkan, penyebab gangguan ini karena ada masalah di Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Bandung. Ia pun mengatakan bahwa masalah ini sudah lumrah bagi pengguna hard disk.

“LPM itu hanya menyediakan aplikasi saja. Sedangkan stabilitas internet bukan urusan kami, melainkan urusan PTIPD. Untuk hal seperti ini bisa dibilang lumrah terjadi, karena harddisk bentuknya server. Tidak aneh jika menggunakan barang-barang seperti itu (hard disk) mengakibatkan permasalahan pada website,” ungkap Ija.

Terhitung sudah 4 hari website MB-KM tidak bisa diakses. Ija mengaku, ada beberapa mahasiswa yang menanyakan langsung terkait masalah ini. Oleh karenanya, pihaknya berupaya menangguhkan pendaftaran program ini.

“Beberapa mahasiswa komplain dengan langsung menghubungi saya. Menanyakan mengenai mereka yang tidak bisa daftar. Saya jawab, itu karena ada kesalahan server untuk sementara waktu. Mengenai pendaftaran, dengan adanya musibah ini maka minggu pertama September atau bisa jadi seminggu ketika sudah masuk kuliah itu (pendaftaran) masih dibuka,” pungkasnya.

Bagikan :

Rekomendasi

Menilik Indikator Penilaian Skor Ujian serta Masa Aktif Sertifikat Kursus TOEFA dan TOEFL JURNALPOSMEDIA.COM – Sejalan dengan kegiatan persiapan ujian Test of English for Academics (TOEFA) dan Test of English Foreign Language (TOEFL) yang di adakan oleh Language Center (LC) UIN Bandung, terdapat beberapa indikator penilaian skor ujian serta masa aktif sertifikat kursus bagi mahasiswa. Ketua LC UIN Bandung Abdul Kodir turut menjelaskan, berkenaan dengan skor nilai, setiap tahunnya akan ada beberapa perubahan kebijakan. Hal ini dipicu karena adanya cetakan baru buku Pedoman Akademik di setiap tahunnya. “Jadi kita hanya memberikan keterangan bahwa anda skornya sekian. Nanti umpan-umpannya skornya berlaku atau tidak atau misalkan kurang, maka ya, harus ujian lagi dan kalau mau ujian lagi anda gausah dari ulang harus kursus lagi,” ungkapnya kepada Jurnalposmedia, Rabu (27/7/2022). Skor dan Keuntungan yang Didapat Abdul Kodir kembali menjelaskan, mengenai minimal skor yang diraih oleh setiap mahasiswa itu berbeda-beda, hal ini bergantung pada kebijakan Fakultas dan Program Studi Prodi nya masing-masing. Sementara indikator dan standar penilaiannya dinilai dari listening, reading, dan vocabulary. “Untuk vocabulary nya kita itu ingin mahasiswa UIN itu paham dan mengenal vocab-vocab dengan istilah yang dekat dengan keislaman jadi nanti ada kaya English for islamic student jadi nanti ada vocab yang nanti dekat dengan kajian-kajian keislaman,” ungkapnya. Beralih dari tes tersebut, Abdul kembali menuturkan, para mahasiswa yang mengikuti tes dan kursus keterampilan berbahasa nantinya akan mendapatkan keuntungan berupa sertifikat kursus. “Masa aktif sertifikat tes TOEFL dan TOEFA ini hanya dua tahun, jika sudah lebih dari dua tahun maka harus tes lagi agar mendapatkan skor TOEFL yang terbaru dan sertifikatnya aktif. Sedangkan sertifikat kursus keterampilan berbahasa bisa aktif seumur hidup,” jelasnya. Tanggapan Mahasiswa Terkait Tes TOEFL dan TOEFA Kursus bahasa yang berujung dengan ujian TOAFL dan TOEFA, sebagai syarat kelulusan ini banyak mendapatkan apresiasi dari mahasiswa yang semangat untuk mengikuti kursus tersebut. Mahasiswi jurusan Ilmu Al-Qur’an Tafsir (IAT), Destiana Rosyidah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Desti juga tidak sungkan mengeluarkan kritik dan sarannya untuk program ini. “Hanya saja sertifikat yang nantinya keluar setelah ujian itu hanya bisa di pakai di kampus saja, tidak bisa di pakai untuk kepentingan di luar kampus, semisal untuk melamar beasiswa atau pekerjaan yang membutuhkan sertifikat serupa,” ungkapnya. Ia juga berharap agar dosen pembimbing kursus mulai memperhatikan kegiatan belajar mengajar (KBM) mahasiswa nya agar mendapatkan hasil maksimal dalam ujiannya. Karena masih banyak dosen pembimbing yang kurang memperhatikan KBM kursusnya. “Tidak semua dosen pembimbing kursus peduli pada mahasiswa kursusnya. Yah
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments