Thu, 14 May 2026

Perpustakaan UIN Bandung Gelar Festival Literasi, Hadirkan Bazar Buku Hingga Talkshow

Reporter: Ine Sintiabela | Redaktur: Nida Rasya Kania | Dibaca 39 kali

Sumber foto: Ine Sintiabela/magang

JURNALPOSMEDIA.COM — Perpustakaan UIN Bandung menggelar Festival Literasi pada 11-20 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di Pusat Perpustakaan UIN Bandung dengan menghadirkan bazar buku, perlombaan, dan talkshow literasi.

Library Agent UIN Bandung, Asti Istikomah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program tahunan perpustakaan yang kini memasuki penyelenggaraan kedua. Festival Literasi pertama kali digelar pada 2024 dan kembali dilaksanakan tahun ini.

“Festival Literasi ini ingin mengemas literasi menjadi hal yang lebih menarik agar minat baca mahasiswa meningkat,” ujar Asti saat diwawancara Jurnalposmedia, Senin (12/5/2026).

Asti menjelaskan rangkaian kegiatan meliputi bazar buku yang berlangsung pada tanggal 11-20 Mei 2026, perlombaan literasi sejak Maret 2026, serta talkshow yang akan digelar pada 19 Mei 2026 mendatang. Ia menambahkan, kegiatan talkshow tersebut berkolaborasi dengan Bank Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, pihak perpustakaan bekerja sama dengan Mizan Media Utama untuk menghadirkan bazar buku. Asti mengatakan pihak perpustakaan menyediakan ruang kegiatan, sementara Mizan menyediakan koleksi buku untuk pengunjung.

Salah satu pengunjung, Arsila Oktavia Ramadhani, mengaku tertarik datang setelah melihat dekorasi festival yang menarik perhatian. Ia mengatakan suasana festival membuatnya penasaran untuk melihat koleksi buku yang tersedia.

“Aku lihat dekorasinya menarik, jadi penasaran masuk dan ternyata ada festival literasi,” tuturnya.

Selain menghadirkan bazar buku, Festival Literasi juga mengadakan sejumlah perlombaan bagi pelajar dan mahasiswa. Perlombaan tersebut meliputi berbagai kategori literasi, salah satunya lomba puisi berantai.

Peserta lomba puisi, Nashwa Syakeera, mengatakan dirinya mengetahui perlombaan tersebut melalui media sosial. Ia mengaku tertarik mengikuti lomba setelah mendapat ajakan dari temannya.

“Aku ingin mengembangkan kemampuan berpuisi dan lebih aktif mengikuti kegiatan produktif,” ujarnya saat diwawancarai pada Selasa (13/5/2026).

Nashwa menilai Festival Literasi penting bagi mahasiswa karena dapat menjadi wadah pengembangan minat dan kreativitas. Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan dengan partisipasi mahasiswa yang lebih luas.

 

Bagikan :

Tinggalkan komentar pertama