Abah Uhi (61) membuat terompet kesenian daerah di Kampung Cigagak, Desa Cipadung, Kota Bandung, Senin (19/9/2016). Pembuatan terompet memerlukan waktu 2 hari untuk 1 terompet dan dijual seharga 350 ribu sampai 400 ribu. (Jurnalpos/Diki Gumilang).
Rekomendasi
Tag Terpopuler
Berita Terkini

Masalahnya Bukan Sekadar “Londo Ireng”, tetapi Cara Negara Memandang Kritik
Artikel | Kam, 30 Juli 2026

Gim Online: Hiburan atau Ancaman? Semua Tergantung Kendali Diri
Opini | Sen, 27 Juli 2026

Universitas Republik Indonesia Resmi Dibentuk, Siapkan Calon Lulusan untuk Pemerintahan dan BUMN
Artikel | Sen, 27 Juli 2026

Korupsi Terus Berulang, Kini Satwa pun Ikut Menanggung Akibatnya
Opini | Ming, 26 Juli 2026

HIMATIF UIN Bandung Gelar IFC 2026, Wadah Sportivitas Pelajar Se-Bandung Raya
Kampus, | Ming, 26 Juli 2026

Tantangan Artificial Intelligence (AI) dalam Jurnalisme: Membantu atau Menggantikan?
Opini | Ming, 26 Juli 2026










