Tue, 16 April 2024

Langkah Awal Ramadan 1445 H: Kehangatan Tarawih Perdana di Masjid Al Jabbar

Reporter: Susi Fatonah | Redaktur: Zahra Dwi Aqilah | Dibaca 144 kali

Wed, 13 March 2024
(Sumber foto: Silmy Kaffah/Jurnalposmedia)

JURNALPOSMEDIA.COM Masjid Raya Al Jabbar menjadi idola pada pelaksanaan salat tarawih hari pertama. Jamaah lokal hingga mancanegara padati saf salat tarawih masjid pada Senin(11/3/2024).

Bulan Ramadan identik dengan pelaksanaan salat tarawih yang dilaksanakan mulai malam 1 Ramadan sampai hari terakhir. Dalam Ramadan tahun kedua ini, Masjid Raya Al Jabbar mengalami peningkatan jamaah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Terlihat dari padatnya saf salat di hari pertama tarawih. Mayoritas jamaah berasal dari Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, ada pula dari Sumatera hingga Malaysia.

Demi menjaga keamanan, pihak masjid tetap konsisten menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan. Sebagai langkah darurat, pihak terkait menutup sementara pintu masuk bagian selatan, lalu menjadikan pintu utara sebagai akses utama.

Salah satu admin Masjid Raya Al Jabbar, Muhammad Irsan Husein menuturkan dalam mewarnai Ramadan tahun ini, pihak masjid mengaku memiliki rencana khusus yang akan direalisasikan mulai dari awal hingga 10 hari terakhir Ramadan.

“Insya Allah itu kita akan ada acara semacam kajian, tetapi memang belum bisa membocorkan itu karena memang ini acaranya belum fix,“ ujarnya saat diwawancarai Jurnalposmedia pada Senin (11/03/2024).

Insan juga mengatakan, terkait informasi kepuasan dan keluhan, pengunjung dapat menghubungi nomor admin yang tertera pada akun Instagram Masjid Raya Al Jabbar. Sementara informasi khusus mengenai Galeri Rasulullah dapat diajukan melalui aplikasi Sapa Warga yang tersedia di Play Store.

Terakhir, ia berpesan kepada pengunjung untuk menjaga barang bawaan, sikap, dan kebersihan serta ikut berkontribusi dalam memakmurkan masjid ini.

“Jaga semua yang dibawa, semua barangbarang yang dibawa, juga jaga sikap dan kebersihan, karena masjid ini bukan hanya untuk masjid masyarakat Jawa Barat saja tetapi juga milik umat Islam, kita sebagai umat Islam juga wajib memakmurkannya,”tukasnya.

Salah seorang jamaah, Muhammad Ikhwan Haikal, membagikan pengalaman pertama kalinya mengikuti tarawih di Masjid Raya Al Jabbar. Memiliki fasilitas yang baik serta dekat dengan tempat tinggal menjadi alasan Ikhwan bersama temannya melaksanakan taraweh di masjid karya Ridwan Kamil ini.

“Fasilitasnya bagus terus suara imam juga merdu jadi nyaman aja kalau salat di sini,” ungkapnya.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments