JURNALPOSMEDIA.COM–Earth Hour (EH) merupakan bagian dari kampanye global terkait energi dan lingkungan yang di prakarsai World Wide Fun for Nature (WWF). EH diperingati di seluruh dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia, Bandung menjadi salah satu kota yang turut berpartisipasi dalam aksi pemadaman lampu sebagai simbol kepedulian pada isu-isu lingkungan dan perubahan iklim.
Koordinator Earth Hour tingkat Kota Bandung Saepul Hamdi, seremoni Earth Hour tingkat Provinsi Jawa Barat dan tingkat Kota Bandung akan dilaksanakan di dua lokasi yakni Gedung Sate dan Trans Studio Mall. Lokasi tersebut dipilih karena dianggap strategis dan mampu menjangkau semua kalangan sehingga lebih banyak yang turut berpartisipasi. EH Bandung didukung empat unit yang langsung bergabung, yaitu The Trans Luxury Hotel, Trans Studio Bandung, Trans Studio Mall, Ibis Bandung Trans Studio Hotel serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung.
“Earth Hour 2018 mengusung tema Connect2Earth. Di Trans Studio Mall, turut dimeriahkan pengisi acara di antaranya Seni Tari Mahasiswa Jurnalistik (STMJ), Freeletics, 90 Sendu, Kafin dan Shaquilla sebagai Duta Earth Hour dan penampilan lainnya. Diadakan pula Cerdas Cermat tingkat SMP se-Kota bandung, pameran foto, food truck serta uji emisi gratis,” tuturnya saat ditemui Jurnalposmedia, Sabtu (24/03/2018).
Connect2Earth sendiri bertujuan membangun kesadaran publik agar terhubung kembali dengan bumi dan mengingat bahwa segala aktivitas manusia terkoneksi dengan bumi. Pada dasarnya, tidak hanya manusia yang hidup dibumi namun juga ekosistem lainnya. Earth Hour 2018 disimbolisasi pada 24 Maret serentak di 158 negara, dengan melakukan pemadaman lampu yang tidak digunakan dan juga elektronik lainnya pukul 21.30 hingga 22.30.
Lebih lanjut Saepul Hamdi mengungkapkan harapannya, “Dengan dilangsungkannya acara ini, saya berharap setiap orang menjadikan bumi sebagai tempat bersama yang lebih baik dan lebih bijak menggunakan energi,” ungkapnya.
Siswa SMP Negeri 22 Bandung sekaligus juara cerdas cermat Arora dan Hilmi menyampaikan, Earth Hour merupakan acara yang bagus untuk menyadarkan manusia akan upaya hemat listrik, karena saat ini sumber energi mulai menyusut. Selain itu, untuk mengingatkan seberapa banyak kita telah menggunakan listrik.