Wed, 20 May 2026

Aksi Sosial Kesehatan, HMPS BKI Fasilitasi Donor Darah dan Pemeriksaan Gratis

Reporter: Zahra Rizki Aulia Setiawan | Redaktur: Nida Rasya Kania | Dibaca 48 kali

(Sumber foto: Zahra Rizki/Magang)

JURNALPOSMEDIA.COM — Program kegiatan donor darah dan medical check up gratis bertajuk “Darahku Sehatmu 2026” diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bimbingan Konseling Islam (BKI) Periode 2026 di Gedung Abdjan Soelaeman pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk kepedulian terhadap aspek sosial dan kesehatan masyarakat, baik bagi civitas akademika UIN maupun masyarakat umum. 

Acara tersebut menyediakan layanan donor darah serta medical check up gratis, seperti pemeriksaan tekanan darah, kesehatan mulut, mata, dan lainnya. Panitia menargetkan sekitar 100 peserta untuk medical check up dan 50 labu darah dari kegiatan donor darah tersebut.

Sejak pukul 09.00 WIB, kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan mulai diikuti peserta. Panitia mengarahkan peserta menuju meja registrasi dan ruang pemeriksaan sesuai alur yang telah ditentukan. Peserta menjalani tahapan layanan secara bergantian, sementara petugas medis dan relawan memberikan pelayanan sesuai prosedur. Kegiatan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB. 

Salah satu panitia, Rizki Ridho Nugraha, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi program kerja jurusan, tetapi juga sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini menggabungkan dua aspek penting, yakni kepedulian sosial dan kesehatan melalui donor darah dan medical check up gratis. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan tubuh.

“Tujuan utamanya yaitu agar masyarakat memiliki atau menumbuhkan kembali kesadaran akan pentingnya kesehatan, selain itu juga menumbuhkan kepedulian sosial atau kepekaan sosial,” ujar Rizki saat diwawancarai oleh Jurnalposmedia, Selasa (19/5/2026).

Dalam proses persiapan hingga pelaksanaan, panitia menghadapi sejumlah kendala, seperti jadwal rapat yang berbenturan dengan kegiatan perkuliahan. Selain itu, tingginya jumlah peserta sempat membuat antrean kurang tertata. Meski demikian, panitia dan relawan tetap menunjukkan antusiasme tinggi dengan hadir tepat waktu dan bekerja sama demi kelancaran acara. Rizki berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan di masa mendatang. 

Salah satu peserta medical check up, Nazua Ananda, mengaku mengetahui informasi tersebut dari temannya yang membagikan pamflet acara. Ia tertarik mengikuti kegiatan karena fasilitas pemeriksaan kesehatan yang diberikan dinilai sangat bermanfaat dan dapat diakses secara gratis. Selain itu, kegiatan donor darah juga dianggap membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

“Panitia menyambut peserta dengan ramah, alur antrian serta administrasinya cukup jelas, dan petugas medis yang menangani juga profesional sehingga kita merasa nyaman dan aman selama proses donor maupun pemeriksaan,” kata Nazua Ananda.

Nazua juga menilai bahwa kegiatan sosial di bidang kesehatan sangat penting untuk diadakan, terutama bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat memudahkan masyarakat yang jarang memiliki waktu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya ke rumah sakit. Ia berharap program ini dapat dijadikan agenda rutin tahunan dengan skala yang lebih besar lagi.

Ke depannya, Nazua berharap kegiatan ini dapat berkembang dengan kuota peserta dan persiapan yang lebih matang. Publikasi kegiatan melalui media sosial maupun sosialisasi langsung juga diharapkan dapat diperluas agar menjangkau masyarakat yang lebih luas. Dengan adanya kegiatan seperti ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan kepedulian sosial diharapkan dapat terus meningkat.

Bagikan :

Tinggalkan komentar pertama