JURNALPOSMEDIA.COM – Kemampuan dalam memimpin, mengelola waktu, hingga memahami dinamika organisasi menjadi bekal penting bagi mahasiswa. Hal inilah yang menjadi fokus dalam pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) yang diadakan oleh Ma’had Al-Jamiah, Jumat (4/9/2026).
Ketua pelaksana LDKO, Rezki Rahman Sabri menjelaskan kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi mahasantri dan mahasiswa baru untuk mengenal dasar-dasar kepemimpinan serta organisasi.
“LDKO ini dilatarbelakangi untuk melatih dan mengedukasi mahasantri dan mahasiswa transisi dari SMA menuju mahasiswa untuk belajar tentang kepemimpinan, khususnya dalam berorganisasi,” ujar Rezki saat diwawancarai, Jumat (4/9/2026).
Mengusung tema yang telah menjadi tema kegiatan sejak pertama kali diselenggarakan, yaitu “Kebenaran yang Tak Terorganisir Akan Dikalahkan oleh Kejahatan yang Terorganisir. ”
LDKO sendiri telah menjadi kegiatan tahunan sejak berdirinya Mahad Al-Jamiah. Meskipun materi yang diberikan relatif sama, penyelenggara terus melakukan inovasi dalam penyampaian materi agar sesuai dengan karakter dan perkembangan generasi muda saat ini.
Rezeki berharap LDKO 2026 mampu memberikan manfaat sekaligus menjadi bekal bagi mahasantri dan mahasiswa baru ketika nantinya terjun ke dunia organisasi. Peserta diharapkan tidak lagi asing dengan berbagai hal yang berkaitan dengan persidangan, manajemen kepemimpinan, pengelolaan waktu, serta dinamika organisasi.
Hal tersebut turut dirasakan oleh salah satu peserta LDKO, Dita Laras. Ia menilai kegiatan tersebut penting karena materi kepemimpinan menjadi bekal yang dibutuhkan, baik dalam kehidupan saat ini maupun di masa mendatang.
“Bagi saya, LDKO merupakan salah satu materi yang penting dan kita butuhkan dalam kehidupan hari ini, tentu juga untuk masa depan,” tuturnya.
Meski mengaku lelah mengikuti rangkaian kegiatan, Dita menyebut pengalaman yang diperoleh selama LDKO menjadi pengalaman berharga selama berada di Ma’had Al-Jamiah.
Dita juga menyebut kegiatan tersebut memberikan pemahaman bahwa seorang pemimpin tidak hanya dituntut memiliki jiwa kepemimpinan yang baik, tetapi juga perlu menjadikan perilaku Rasulullah SAW. sebagai teladan dalam menjalankan kepemimpinannya.
Ke depannya, Dita berharap dapat berkontribusi dalam himpunan yang ada di Ma’had Al-Jamiah. Ia ingin menjadikan pengalaman berorganisasi sebagai ruang untuk melatih jiwa kepemimpinan, berbagi pengalaman, sekaligus membangun organisasi yang dapat memberikan dampak.
















