Browsing Tag

sastra

Rumah

Saat orang dengan hina memandangmu Saat semua menginginkan jatuhnya dirimu Saat dunia bahkan tak berpihak untukmu Kau hanya perlu sebuah dekapan tuk menguatkanmu Mereka yang mendekapmu dengan kesetiaan Sebuah naungan yang memberimu…
Selengkapnya...

Membunuh Ramadan

Aku membunuhmu Ramadan Dengan kue nastar - kue salju Kemacetan di Trunojoyo Bersesak ria di pasar baru. Maka jelaskanlah padaku Bagaimana kesakralan dirimu Di saat kau disambut dengan Marjan Dan aneka ragam acara religi siang - malam. Maka…
Selengkapnya...

Lupa Judulnya

Tentang karya yang sempat terlihat istimewa Tentang curahan hati setiap anak manusia Aku sadar aku egois bunda! Merasa bahwa semua semesta harus tercurah pada satu jiwa Aku lupa? Atau tidak peka? Ah..... sulit kurasa Kurang membaca ?…
Selengkapnya...

Kesenyapan Jiwa

Sebelum mereka datang Dunia ini tenang bagaikan angin sepoi Namun setelah mereka datang Hingar bingar dunia pun seakan tak menepi Bahkan karena mereka Keramaian pun dirasa sepi Semua ini tidak mudah Semua ini melelahkan Puing-puing…
Selengkapnya...

Setidaknya

Terima kasih telah menjatuhkan hati ini Tatapanmu mengembalikan jiwa yang dahulu pergi Senyummu membangkitkan raga yang dahulu sunyi Tuturmu menghidupkan rasa yang dahulu mati Dirimu mencerahkan hati yang dahulu tertutup sepi Terima kasih…
Selengkapnya...