Mon, 22 July 2024

Kaleidoskop 4 Mei 1830

Reporter: Rafa Fida/Kontributor | Redaktur: Reta Amaliyah Shafitri | Dibaca 185 kali

Thu, 3 May 2018
Ilustrasi Foto : Penangkapan Pangeran Diponegoro karya Raden Saleh indoartnow.com

Hari dimana kaum proletar bisa bersuara, 1 Mei? Itu katamu.

Peringatan lensa pendidikan berpijar, 2 Mei? Itu pandanganmu.

Batalnya relasi Merah Putih dengan Negeri Kincir Angin, 3 Mei? Itu tegasmu.

Lantas apa yang terjadi pada 4 Mei?

 

Perihal ini bisa dibilang tabu, tak banyak orang yang tahu.

4 Mei, tanggal dimana memulai babak baru.

Babak baru katamu?

4 Mei saja kau tak tahu, apalagi jika serdadu menyerbu.

 

Manusia memang mudah mengabadikan yang fana.

Tetapi wataknya tak serona.

Ada yang ber-atma nasionalis.

Adapun yang mengagungkan kapitalis.

 

Kalian tahu Pangeran Diponegoro seperti yang dikisahkan dalam narasi? Ia bukan pemungut aksara cinta yang basi.

Melainkan saat 4 Mei 1830 ia tak akan menginjakkan kaki di Tanah Jawa lagi, walau sudah mengabdi.

Sekarang, kalian sudah tahu apa yang terjadi pada 4 Mei?

Sudahlah, manusia memang sering terbuai ilusi dan melupakan yang abadi.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments