Thu, 3 April 2025

“Kelas Menulis” Ajang Silaturahmi dan Berbagi Ilmu

Reporter: Amalia Rosyidiah Wulandari | Redaktur: Lisna | Dibaca 815 kali

Thu, 29 March 2018
Wartawan Ayobandung.com, Andri Ridwan Fauzi menyampaikan materi mengenai Jurnalistik Online dalam Kelas Menulis yang digelar Bidang Pers Hima Jurnalistik di Gedung Student Center, UIN Bandung, Kamis(29/3/2018). Menurutnya, berita online harus cepat, jelas dan tepat sasaran pada segmentasi pemberitaan. Selain itu media online harus memiliki karakter, agar dapat menarik perhatian masyarakat untuk mengunjungi website media tersebut. (Jurnalposmedia/Pandu Muslim)

JURNALPOSMEDIA.COM— “Media online harus memiliki karakter, untuk merebut perhatian warga agar lebih sering mengunjungi website kita”. Demikian ungkapan Andri Ridwan Fauzi atau yang akrab disapa Ozi saat menjadi pemateri dalam kegiatan ‘Kelas Menulis Jurnalistik Online’ yang dilaksanakan oleh bidang Pers Hima Jurnalistik, di Gedung Student Center Sekretariat Jurnalistik, Kamis (29/03/2018).

Dalam penyampaian materinya, Andri Ridwan Fauzi memaparkan bahwa profesi itu adalah pilihan hati dan panggilan jiwa, begitupun dengan profesi sebagai jurnalis. ”Profesi jurnalis itu tidak mengenal waktu, kalau tidak sakit, paling mati muda. Maka dari itu mentalnya harus disiapkan, karena seoarang jurnalis, kapanpun, dimanapun ketika ada kejadian maka dia harus siap bertugas,” kata Ozi yang juga merupakan alumni angkatan 1998 Jurusan Jurnalistik.

Bekerja sebagai wartawan selama 13 tahun di Galamedia lalu hijrah ke Ayobandung.com sampai saat ini, Ozi menjelaskan bahwa media cetak saat ini sudah mulai goyah. Hal tersebut karena didominasi oleh kecanggihan teknologi yang berkembang pesat. Semua orang dengan mudah mengakses berita, dengan hal tersebut tidak heran kesempatan untuk menyebarkan berita palsu serta berbagai ujaran kebencian akan menjadi kuat.

“Sekarang media sosial itu sudah tidak bisa dibendung lagi kecepatannya, dengan kemajuan tersebut maka sebagai orang berpikir seharusnya kita akan menyadari dunia itu semakin sempit. Kalaupun ingin membagikan sebuah berita di media sosial bukanlah suatu masalah, namun tetap harus pada kaidahnya dan benar-benar menjungjung tinggi kode etik jurnalistik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Andri Ridwan Fauzi menambahkan dengan adanya forum seperti ini dapat menjadikan fasilitas serta ajang untuk bersilaturahmi dengan keluarga jurnalistik. Pondasi yang erat sejak awal jurnalistik angkatan 1998 yaitu kekeluargaan, karna semua tahu jurnalistik akan terus besar.

Menurut salah seorang mahasiswa Jurnalistik, Afifah mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kelas menulis. “Kelas menulisnya bermanfaat sekali terutama buat kita sebagai mahasiswa jurnalistik. Harapannya semoga mahasiswa jurnalistik menjadi jurnalis yang selalu mengedepankan kejujran.” tuturnya.

Bagikan :
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Terlama
Terbaru Suara Banyak
Inline Feedbacks
View all comments