JURNALPOSMEDIA.COM— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok dua Dwidaya Arutala menggelar pelatihan pembuatan sabun cuci piring berbahan alami bersama warga RW 04 Kampung Muara, Desa Kopo. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, (14/8/2026) bertempat di kediaman Ketua RW 04.
Berdayakan Warga Melalui Keterampilan yang Praktis
Program kerja ini digagas sebagai respon atas kebutuhan masyarakat akan keterampilan praktis yang tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga bernilai ekonomis. Terlihat potensi besar dari kelompok ibu-ibu rumah tangga dan remaja di Kampung Muara untuk mengembangkannya menjadi peluang usaha mikro.
Melalui pelatihan ini, warga dibekali pemahaman mendasar mengenai proses produksi sabun yang aman, efisien, dan dapat dipraktikkan secara mandiri di rumah tanpa memerlukan peralatan yang rumit.
Manfaatkan Bahan Dasar Kimia Aman dan Ekstrak Alami
Dalam pelaksanaannya, pembuatan sabun cuci piring ini mengombinasikan bahan dasar kimia yang aman dengan pemanfaatan bahan-bahan alami di sekitar lingkungan. Bahan utama seperti texapon, sodium sulfat, dan garam industri dipadukan secara terukur untuk menghasilkan daya bersih yang optimal.
Guna menjaga prinsip ramah lingkungan, adonan sabun ini mempergunakan ekstrak daun pandan sebagai pewarna hijau alami. Selain itu, perasan air jeruk nipis ditambahkan sebagai bahan pengharum alami yang ampuh meluruhkan lemak serta menghilangkan bau amis pada peralatan dapur.
Antusiasme Warga dan Proses Produksi Sabun
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Para ibu rumah tangga dan remaja RW 04 aktif mempraktikkan setiap tahapan pencampuran bahan, mulai dari pelarutan formula dasar hingga penyesuaian aroma dan warna. Partisipasi aktif masyarakat ini menjadi kunci kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Setelah seluruh bahan baku tercampur merata, adonan sabun yang awalnya berwarna putih keruh perlu melewati proses pengendapan (pendiaman) selama 24 jam. Langkah ini cukup krusial agar tekstur sabun berubah menjadi jernih (clear), busa mengendap sempurna, dan warna hijau alami dari daun pandan terekstrak secara maksimal.
Distribusi Gratis dan Harapan Kemandirian Ekonomi
Usai melalui proses pengendapan, hasil olahan sabun cuci piring berkualitas tersebut kemudian dikemas secara rapi dan didistribusikan secara gratis kepada warga RW 04 Kampung Muara pada Minggu, (16/8/2026).
Melalui pembekalan dan pembagian sampel ini, dengan ini diharapkan agar warga Kampung Muara tidak hanya berhenti pada tahap konsumsi mandiri untuk menekan pengeluaran dapur, tetapi juga berani melangkah untuk mengembangkannya menjadi potensi produk usaha rumahan yang berkelanjutan.
















