JURNALPOSMEDIA.COM-Setelah wisuda gelombang I digelar dua minggu yang lalu, wisuda gelombang II UIN Bandung kembali digelar pada Minggu (6/10/2019). Sebanyak 1.428 wisudawan dan wisudawati bergelar diploma D3 dan sarjana S1 telah resmi dilantik. 42 di antaranya adalah wisudawan Cumlaude dan 1 orang wisudawan tahfidz Al-Quran 30 juz.
Berdasarkan SK Rektor UIN Bandung nomor B-437/Un.05/I.1/PP.00.9/09/2019 tentang kelulusan dengan predikat pujian IPK tertinggi yang dibacakan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Rosihan Anwar, 6 wisudawan dan wisudawati yang meraih IPK tertinggi di antaranya:
- Nida Labibah, jurusan Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) Fakultas Syariah dan Hukum dengan IPK 3,91
- Siti Habibah, jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi dengan IPK 3,91
- Nurlaela Sari, jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dengan IPK 3,92
- Suherwan, jurusan Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Adab dan Humaniora dengan IPK 3,92
- Gina Amaliyah Solihah, jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dengan IPK 3,93
- Miska Unil Ilma, jurusan Pendidikan Agama Islam Fakuktas Tarbiyah dan Keguruan dengan IPK 3,93
Salah satu wisudawan berpredikat pujian dari jurusan Jurnalistik, Amri Rusdiana, merasa pencapaiannya merupakan salah satu jalan untuk membahagiakan orangtua. Ia menyarankan pentingnya menyeimbangkan belajar, berorganisasi dan bermain untuk melatih kemampuan mengatur waktu.
“Tetap semangat, jangan terlalu berleha-leha tapi jangan juga terlalu terburu-buru, kerjakan tugas atau skripsi yang bisa selesai dengan cepat,” tuturnya
Sementara itu, wisudawan tahfidz Al-Quran 30 juz bernama Muhammad Anis Fuadi berasal dari Fakultas Ushuludin. Rektor UIN Bandung, Mahmud, turut menyampaikan ucapan selamat secara spesial kepada salah satu wisudawati peraih gelar pujian. Adapun, yang merupakan putri dari salah satu Guru Besar UIN Bandung di bidang Ilmu Ekonomi Islam, Anton Athoilah.
Dalam pidatonya, Mahmud meminta alumni untuk mendoakan keluarga besar lembaga UIN Bandung agar senantiasa meningkatkan prestasi sehingga UIN Bandung bukan hanya memiliki 23 prodi yang berpredikat A, tapi kedepannya seluruh prodi memiliki nilai unggul predikat A.
“Harapan kita ke depannya bukan hanya memiliki nilai unggul di tingkat nasional, ke depannya kita akan menuju world class university,” tutupnya.