Aktivasi Desa Ekraf Pertama, Bupati Bandung Melihat Potensi Besar di Kutawaringin

JURNALPOSMEDIA.COM – Bupati Bandung, Dadang Supriatna meresmikan Grand Aktivasi Desa Ekonomi Kreatif pertama di Kabupaten Bandung melaui program Creative Camp Bedas yang digagas oleh KaBandung Creative Hub. Peresmian dilakukan di Desa Kutawaringin, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung pada Rabu (3/11/2021).

Dadang disambut oleh puluhan anak Jawara dari Pencak Silat Riksa Diri serta ratusan masyarakat yang tumpah ruah datang ke area acara tersebut. Artis Preman Pensiun Fajar Hidayatullah, pemeran Ujang Rambo dan Sandi Tile pemeran Amin juga turut menyambut Dadang yang satu jam sebelum acara sudah hadir dan menyapa masyarakat sekitar.

Menurut informasi yang dikemukakan langsung oleh Dadang, 7 bulan lalu Bukit Cipeer ini sempat diluluh lantakkan oleh si jago merah sebelum akhirnya dijadikan tempat yang bernama Kutawaringin Hade ini.

Lebih lanjut, Dadan mengatakan, dalam waktu singkat bukit tersebut disulap menjadi tempat yang memiliki potensi luar biasa.

“Selain memiliki potensi luar biasa, ini juga menjadi tempat wisata dengan keanekaragaman ekonomi kreatifnya karena memiliki produk UMKM yang sangat menarik dan bernilai jual,” kata Dadan.

Dadan juga mengungkapkan, desa ini dinilai memiliki potensi yang besar jika dikembangkan. Sehingga ia berupaya selama masa kepemimpinannya setidaknya ada 270 desa di Kabupaten Bandung harus diaktivasi menjadi Desa Ekraf.

“Untuk mencapai itu semua, dalam setahun harus ada 90 desa yang diaktivasi oleh KaBandung Creative Hub,” ungkapnya.

Melalui kesempatan tersebut, Dadang memberikan tips agar apa yang dilakukan oleh KaBandung Creative Hub dapat berjalan dengan lancar.

“Pertama adalah berani. Hal ini sudah dilakukan oleh Ketua KBCH, sudah berani melangkah untuk melakukan aktivasi desa Kutawaringin. Lalu kedua Jujur, berani melangkah harus dibarengi dengan jujur, karena kalau tidak jujur ujung-ujungnya korupsi. Selanjutnya tanggung jawab. Jika aktivasi ini tidak berhasil, ketua KBCH jangan meninggalkan, harus terus mendampingi, harus tanggung jawab,” jelas Dadang.

Kepada Desa Kutawaringin, Dede Hermawan, sebelumnya menyampaikan rasa bahagianya karena desanya sudah ditengoki oleh Bupati Bandung.

“Asa kagunturan madu karagragan menyan bodas (peribahasa ungkapan bahagia dan rasa tak menyangka), atas kehadiran Bapak Bupati ke Desa Kutawaringin. Dari desa kemampunannya memang hanya mampu segini, semoga jika dibantu oleh bupati, desa ini bisa lebih besar lagi,” ungkap Dede.

Disamping itu, ketua KaBandung Creative Hub, Rakha Wahyu memberikan penjelasan, kenapa peresmian ini lebih memilih istilah aktivasi daripada launching.

“Ini kegiatan akan terus menerus dan harus melibatkan kolaborasi intens. Sehingga harapannya peresmian ini semaga permulaan agar terus bergerak dan melangkah.

Akhir sambutan, selain meresmikan secara seremonial Grand Aktivasi Creative Camp Bedas pertama dengan jenama #KutawaringinHade, semua yang hadir juga memborong produk UMKM desa Kutawaringin dan sekitarnya.

Rekomendasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.