Sat, 16 May 2026

Lebih dari Sekadar Toko Buku: Menemukan Rumah Kedua dan Menjemput Imajinasi di ImakataBooks

Reporter: Falah Cantika | Redaktur: Ravi Ahmad Maulana | Dibaca 30 kali

Sumber foto: Falah Cantika

JURNALPOSMEDIA.COM- Siapa sangka dari beberapa deretan rumah tua dengan halaman luas di kawasan Kota Cimahi, tepatnya di sebuah komplek Taman Mutiara terdapat tempat yang tidak hanya menawarkan atap untuk berteduh, tetapi juga ruang baca dan berkarya untuk menjemput imajinasi. ImakataBooks, sebuah perpustakaan sekaligus toko buku indie yang belakangan ini jadi perbincangan hangat di media sosial khususnya TikTok.

Berawal dari kegemaran sang pemilik, Asri, yang seorang pencinta buku dari berbagai genre, yang merasa sayang jika koleksi pribadinya hanya dibaca oleh dirinya sendiri. Berangkat dari mimpi masa kecil untuk memiliki perpustakaan di rumah, Asri akhirnya mewujudkan ImakataBooks sebagai ruang berbagi sesama peminat literasi. Keberadaan tempat ini seolah menjadi oase bagi mereka yang jenuh dengan hiruk-pikuk toko buku komersial yang seringkali terasa kaku.

Menjemput Imajinasi di Sudut Sunyi

Meskipun masih tergolong baru dan beroperasi sejak pertengahan tahun 2025 lalu, koleksi buku dari Imakatabooks sudah terlihat mapan. 

“Belum satu tahun bahkan Imakata berdiri, kalau dihitung dari sekarang ya dari bulan Agustus 2025 lalu,” ujar Admin ImakataBooks, Vina Yanuar ketika diwawancarai secara langsung, Rabu (13/5/2026). 

Hingga kini, terdapat lebih dari 1.000 buku yang telah dikurasi dan mayoritas berasal dari penerbit-penerbit independen. 

Salah satu pengunjung, Wildan (23) menuturkan bahwa suasana di Imakatabooks terasa sangat homie karena menggunakan bangunan rumah asli. Berbeda dengan toko buku arus utama, tempat ini menyediakan berbagai buku ensiklopedia anak hingga koleksi alat tulis dan buku-buku preloved yang unik. 

“Satu kata di awal datang adalah menarik, karena ada banyak buku yang bisa dipinjam,” jelas Wildan.

Memasuki ImakataBooks memang memberikan sensasi yang berbeda bagi para pengunjung yang baru pertama kali datang. Suasananya yang tenang membuat banyak orang bersedia untuk berlama-lama menghabiskan waktu di sini. 

“Tempatnya nyaman dan saya bersedia berlama-lama disini ditambah sudah ada fasilitas lengkap seperti mushola dan kamar mandi,” tambah Wildan. 

Fasilitas yang ada memang disediakan untuk menambah kenyamanan pengunjung saat menjemput imajinasi mereka.

Pelabuhan Bahagia di Rumah Literasi

Kehangatan ImakataBooks tidak hanya dirasakan oleh pengunjung, tetapi juga oleh mereka yang mengelolanya secara langsung. Vina menjelaskan, bahwa bekerja di tempat ini merupakan impian yang menjadi kenyataan bagi dirinya pribadi. 

Vina juga mengamati bahwa antusiasme pembaca di Cimahi sangatlah variatif, mulai dari anak-anak hingga ibu rumah tangga. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa literasi masih tumbuh subur di tengah masyarakat jika diberikan wadah yang tepat. Pengunjung yang datang pun beragam, mulai dari pelanggan loyal hingga wisatawan musiman yang datang untuk berburu koleksi buku. 

Sebagai pelengkap kunjungan, ImakataBooks juga memiliki kedai yang menawarkan berbagai menu menarik untuk dinikmati sembari membaca buku. Vina merekomendasikan Kopi Susu Imakata atau thai tea dengan sensasi mint sebagai teman terbaik untuk menikmati sore. Jika merasa lapar, pengunjung bisa memesan nasi goreng atau minipau sebagai pengganjal perut sembari melanjutkan aktivitas literasi mereka. 

Kehadiran ImakataBooks seakan menjadi pengingat bagi para mereka yang mencari ketenangan di sela hiruk-pikuk kota, dengan aroma buku serta suasana yang hangat dan tenang, membuat siapa pun merasa telah menemukan “rumah” di sudut Cimahi.  

Bagikan :

Tinggalkan komentar pertama