JURNALPOSMEDIA.COM – Di tengah panasnya ruangan sempit dan suara musik yang memekakkan telinga, Restlees Breed lahir sebagai ruang pelampiasan keresahan sekaligus mimpi bagi beberapa anak muda yang tumbuh bersama kerasnya kehidupan dan kultur musik underground.
Awal Mula Terbentuknya Band
Restless Breed merupakan band hardcore asal Bandung Timur yang lahir dari kegelisahan para personilnya. Band tersebut dibentuk oleh Bambang dan Niko yang memiliki pandangan serupa tentang makna sebuah band dan tujuan bermusik.
Bambang mengatakan Restless Breed hadir sebagai wadah untuk menyampaikan isu sosial di sekitar mereka. Ia mengaku para personil ingin membangun band yang terus berjalan dalam jangka panjang.
“Awalnya kami punya kegelisahan yang sama tentang makna band dan tujuan band. Kami sepakat untuk terus berkelanjutan dan menyuarakan isu-isu sekitar,” ujar Bambang.
Makna di Balik Nama “Restless Breed”
Nama Restless Breed memiliki arti yang cukup mendalam bagi para personilnya. Kata “Restless” berarti kegelisahan, sedangkan “Breed” berarti keturunan atau ras.
Menurut Bambang, dua kata tersebut menggambarkan identitas band mereka. Restless Breed diartikan sebagai “ras yang gelisah” yang mewakili keresahan anak muda dalam kehidupan sehari-hari.
Panggung Pertama “Restless Breed” sebagai Langkah Awal
Panggung pertama Restless Breed berlangsung dalam acara Arena Gembira yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurnalistik UIN Bandung. Penampilan tersebut menjadi langkah awal mereka memperkenalkan musik hardcore kepada publik.
Niko mengatakan pengalaman tampil pertama menjadi momen penting bagi band mereka. Menurutnya, penampilan itu memberikan semangat untuk terus berkembang di skena musik bawah tanah.
“First show kami di Arena Gembira menjadi pengalaman penting. Dari situ kami semakin yakin untuk terus melanjutkan perjalanan band ini,” ujar Niko.
Salah satu penonton sekaligus teman dari personil Restless Breed, Syadad, mengaku mengapresiasi kehadiran band hardcore asal Bandung Timur tersebut. Sebagai penikmat musik keras, ia menilai Restless Breed mampu menghadirkan energi dan semangat yang kuat melalui penampilan mereka di atas panggung.
Menurut Syadad, musik yang dibawakan Restless Breed berhasil membangkitkan semangat dan emosi para penonton. Ia juga merasa puas dengan penampilan yang disuguhkan oleh band tersebut sehingga tidak memiliki kritik ataupun saran khusus untuk mereka.
“Saya menikmati banget apa yang disuguhkan oleh Restless Breed. Musiknya bisa membangkitkan semangat yang ada di dalam dada,” ujar Syadad.
Selain memberikan apresiasi, Syadad berharap Restless Breed dapat terus berkembang dan menggelar tur ke berbagai daerah, termasuk Tangerang yang merupakan tempat tinggalnya. Ia berharap band tersebut bisa menjangkau lebih banyak pendengar hardcore di luar Bandung Timur.
Pergantian Formasi hingga Harapan Restless Breed
Pada awal pembentukannya, Restless Breed memiliki formasi Bambang sebagai vokalis, Niko sebagai bassis, Jon sebagai gitaris, dan Doik sebagai drummer. Namun, perjalanan band hardcore Bandung Timur itu sempat mengalami perubahan formasi.
Jon memutuskan berhenti di tengah perjalanan sehingga posisinya digantikan oleh Azka. Pergantian personil juga membuat susunan posisi anggota berubah.
Kini formasi Restless Breed terdiri dari Bambang sebagai gitaris, Azka sebagai vokalis, Niko sebagai bassis, dan Doik sebagai drummer. Meski sempat mengalami perubahan, mereka tetap melanjutkan perjalanan bermusik bersama-sama.
Restless Breed berharap dapat merilis EP pada tahun ini. Selain itu, mereka juga berencana menjalankan tur di tiga kota, yaitu Bekasi, Malang, dan Jakarta.
Melalui musik hardcore, Restless Breed ingin terus menjaga semangat solidaritas dan menyampaikan keresahan yang mereka rasakan. Band hardcore Bandung Timur tersebut juga berharap dapat terus berkembang tanpa kehilangan identitas mereka.















