JURNALPOSMEDIA.COM— Desa Mekarjaya, Kabupaten Cianjur, menyimpan berbagai potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah Kebun Durian H. Ibeh, yang memadukan potensi perkebunan dengan fasilitas rekreasi berupa kolam renang.
Potensi tersebut menjadi salah satu hal yang dapat diperkenalkan lebih luas melalui kegiatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) SISDAMAS Kelompok 197 UIN Menggali Potensi Desa Mekarjaya, KKN SISDAMAS 197 Soroti Kebun Durian H. Ibeh sebagai Agrowisata Bandung selama melaksanakan pengabdian di wilayah Desa Mekarjaya.
Keberadaan perkebunan durian tidak hanya memiliki nilai dari hasil pertanian, tetapi juga menawarkan pengalaman bagi masyarakat untuk menikmati suasana alam pedesaan. Konsep tersebut sejalan dengan upaya menggali potensi desa yang tidak hanya berorientasi pada sektor pertanian, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi sektor wisata. Pengunjung dapat menikmati hasil perkebunan sekaligus merasakan suasana kawasan yang masih memiliki karakter pedesaan.
Melihat Potensi Desa dari Dekat
Bagi mahasiswa KKN SISDAMAS 197, keberadaan potensi lokal seperti Kebun Durian H. Ibeh menjadi bagian dari gambaran mengenai kekayaan yang dimiliki Desa Mekarjaya.
Melalui kegiatan KKN, mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan edukasi maupun sosial masyarakat, tetapi juga dapat melakukan pengenalan terhadap berbagai potensi yang ada di lingkungan desa. Salah satunya dengan melihat bagaimana sektor pertanian dan wisata dapat saling mendukung.
Kebun durian dapat menjadi salah satu contoh bahwa sumber daya yang telah dimiliki masyarakat desa dapat memiliki nilai lebih ketika dikembangkan secara kreatif dan berkelanjutan.
Durian yang selama ini dikenal sebagai komoditas pertanian dapat dikembangkan menjadi bagian dari pengalaman wisata. Pengunjung tidak hanya membeli buah, tetapi dapat menikmati suasana kebun dan mengenal lebih dekat lingkungan tempat durian tersebut dibudidayakan.
Kolam Renang Jadi Nilai Tambah
Potensi wisata di Kebun Durian H. Ibeh semakin beragam dengan adanya fasilitas kolam renang. Fasilitas tersebut memberikan alternatif rekreasi bagi masyarakat yang berkunjung bersama keluarga.
Keberadaan kolam renang membuat kawasan tersebut tidak hanya menawarkan wisata berbasis perkebunan, tetapi juga menyediakan aktivitas rekreasi. Perpaduan tersebut berpotensi menjadikan Kebun Durian H. Ibeh sebagai salah satu pilihan wisata keluarga di Desa Mekarjaya.
Bagi pengembangan potensi desa, keberagaman fasilitas dapat menjadi salah satu nilai tambah. Pengunjung memiliki lebih dari satu alasan untuk datang, mulai dari menikmati suasana alam dan durian hingga melakukan aktivitas rekreasi air.
Peluang Menggerakkan Ekonomi Masyarakat
Pengembangan potensi wisata desa juga memiliki hubungan erat dengan perekonomian masyarakat. Meningkatnya kunjungan wisatawan dapat membuka peluang bagi masyarakat sekitar untuk mengembangkan usaha pendukung, seperti kuliner, penjualan hasil perkebunan, maupun produk lokal lainnya.
Dalam konteks pembangunan desa, potensi seperti ini dapat menjadi salah satu sumber ekonomi tambahan apabila dikelola secara terarah dan melibatkan masyarakat sekitar.
KKN SISDAMAS 197 dapat menjadi bagian dari proses pengenalan potensi tersebut kepada masyarakat yang lebih luas melalui dokumentasi, publikasi, maupun kegiatan lain yang berkaitan dengan pengembangan potensi lokal.
Tidak Sekadar Wisata
Keberadaan Kebun Durian Haji Ibeh menunjukkan bahwa potensi desa dapat memiliki banyak fungsi. Perkebunan dapat menjadi sumber hasil pertanian, ruang rekreasi, sekaligus bagian dari identitas lokal yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat luar.
Namun, pengembangan potensi tersebut tetap membutuhkan pengelolaan yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Keasrian kebun dan suasana pedesaan justru menjadi bagian dari daya tarik yang perlu dijaga.
Kebun Durian H. Ibeh pada akhirnya menjadi salah satu gambaran bahwa Desa Mekarjaya memiliki potensi lokal yang dapat dikembangkan lebih jauh. Dengan kolaborasi antara masyarakat, pengelola, pemerintah desa, dan berbagai pihak termasuk mahasiswa KKN, potensi tersebut dapat diarahkan menjadi kekuatan desa yang memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Mahasiswa KKN tidak hanya hadir untuk menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengenali, mendokumentasikan, dan memperkenalkan potensi yang dimiliki Desa Mekarjaya.
















