JURNALPOSMEDIA.COM–Jelang Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 27 Agustus mendatang, panitia mengadakan technical meeting yang dihadiri kurang lebih 6.000 mahasiswa baru UIN Bandung di Aula Anwar Musaddad, Sabtu (25/8/2018).
PBAK 2018 mengusung tagline Berani, Akademis, Kreatif, Kritis, dan Akhlaqul Karimah (Baru). Diciptakannya formulasi tema bertujuan menginternalisasi nilai-nilai semangat juang mahasiswa “Baru” untuk menganalisis masa lalu dan merancang masa depan Indonesia.
Pembahasan yang dijelaskan yakni seputar PBAK yang akan berlangsung selama 4 hari, syarat dan ketentuan peserta, arahan dari panitia untuk peserta, serta menginformasikan kegiatan-kegiatan selama PBAK berlangsung. Selain itu, mahasiswa baru disarankan membawa pakaian layak pakai, mi instan, dan Alat Tulis Kantor (ATK) untuk bakti sosial yang akan disalurkan kepada korban gempa Lombok.
Sekretaris Bidang II Mahapeka, Ayu menjelaskan jika donasi tersebut tidak diwajibkan. “Kita tidak mewajibkan seluruh mahasiswa baru membawa pakaian mereka, terlebih lagi untuk mahasiswa rantau. Tetapi, akan sangat membantu jika memberikan bantuan mi instan,” jelasnya saat ditemui Jurnalposmedia.
Wakil Koordinator Divisi Acara Aji Mohammad Setiaji mengatakan, technical meeting dibagi menjadi dua sesi. “Technical meeting dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, dihadiri Fakultas Adab & Humaniora, Fakultas Ilmu Sosial & Politik, Fakultas Tarbiyah & Keguruan. Sesi kedua, Fakultas Dakwah & Komunikasi, Fakultas Ushuludin, Fakultas Sains & Teknologi, Fakultas Syariah & Hukum, dan Fakultas Psikologi,” katanya.
Lebih lanjut, ia memaparkan tujuan technical meeting itu sendiri untuk mengklarifikasi hoax yang beredar di media sosial dengan melakukan komunikasi secara langsung yang dianggap lebih efektif sehingga bisa menginformasikan langsung kepada mahasiswa baru.
“Kendala terjadi di mahasiswa baru yang terkadang kurang fokus. Jadi, apa yang sudah disampaikan masih dipertanyakan kembali padahal sudah jelas. Tapi, dari pihak kami bisa mengantisipasinya.” tutupnya.