JURNALPOSMEDIA.COM– Dalam perjalanan hidup, tentu kita membutuhkan dorongan positif dari orang-orang terdekat.
Namun, pada umumnya kita terkadang bertemu dengan orang yang memberi dampak buruk terhadap orang lain atau disebut juga toxic people.
Selain itu, makin tingginya tingkat kehidupan yang sejalan dengan umur kita, fase pertemanan akan semakin menyempit. Maka dari itu, penting bagi kita untuk selektif dalam memilih teman.
Kesalahan memilih teman dalam kehidupan akan berpengaruh pada psikis dan memicu tekanan emosi yang berlebih.
Sifat toxic ini tentu harus dihindari karena dapat mengganggu dalam kehidupan dan memiliki hubungan sosial yang baik. Misalnya ada suatu waktu ketika kondisi kita tidak baik, kehadiran mereka malah memperburuk situasi.
Dikutip dalam buku “It’s Who You Know” karya Janine Garner, berikut beberapa ciri orang toxic yang harus dihindari dalam kehidupan.
1. Burners
Ciri orang seperti ini tidak mau kamu sukses. Dia tidak ingin tertinggal atau memiliki pencapaian yang jauh di belakang kita. Dia tidak ingin kita melangkah lebih jauh dari tangga kesuksesan yang sekarang.
2. Underminers
Underminers adalah orang yang bermuka dua. Dia yang tampil baik di depan tapi membicarakan kejelekan kita di belakang. Karakter orang seperti ini yang perlu kita hindari karena bisa berdampak buruk pada kehidupan sosial.
3. Judgers
Dia adalah orang yang sok memahami diri kita. Karakter orang seperti ini selalu memutuskan hal-hal tentang kita mulai dari sikap keputusan dan lain-lain. Hal ini membuat kita tidak bebas dalam menentukan jalan kehidupan kita sendiri.
4. Fighters
Orang seperti ini selalu ingin bersaing dengan kita. Dia selalu ingin bisa menjadi lebih baik dari kita mungkin bisa dibilang rival. Tapi, dia cenderung fokus untuk mengalahkan kita daripada mengejar ambisinya sendiri.
Namun nyatanya, terkadang ada suatu kondisi di mana kita akan terjebak oleh orang seperti mereka, entah itu karena tuntutan tugas, organisasi, atau bahkan hubungan darah.
Tetapi, mereka bukanlah orang yang harus benar-benar disingkirkan dari hidup kita. Terkadang kita juga butuh hal-hal negatif dalam hidup dan tentunya jangan terlalu sering membiasakan karena itu juga akan merusak psikis.
Jadi poin pentingnya adalah kita harus berusaha untuk membatasi.
Rekomendasi
Tag Terpopuler
Berita Terkini

Self-Love: Antara Merawat Diri dan Hyper-Individualism
Opini | Sel, 4 Agustus 2026

Angka Kelahiran di Indonesia Turun Drastis dalam 50 Tahun Terakhir
Opini | Sen, 3 Agustus 2026

Tantangan Literasi Digital: Penyebaran Hoaks Lebih Cepat daripada Fakta
Opini | Sab, 1 Agustus 2026

International Education Expo 2026 Hadirkan Akses Langsung ke Ratusan Kampus Luar Negeri
News | Jum, 31 Juli 2026

Masalahnya Bukan Sekadar “Londo Ireng”, tetapi Cara Negara Memandang Kritik
Artikel | Kam, 30 Juli 2026

Gim Online: Hiburan atau Ancaman? Semua Tergantung Kendali Diri
Opini | Sen, 27 Juli 2026









