Mon, 31 March 2025

Penculikan Ibu Rumah Tangga di Antapani: Korban Selamat, Polisi Tangkap Empat Pelaku

Reporter: Anggia Ananda Safitri | Redaktur: Silmy Kaffah Mardhotillah | Dibaca 2283 kali

Wed, 11 December 2024
Rumah korban. (Sumber foto: Anggia Ananda Safitri/Jurnalposmedia)

JURNALPOSMEDIA.COM – Kasus penculikan seorang Ibu Rumah Tangga bernama S (43) yang terjadi pada Minggu (8/12/2024) di Jl. Sukanegara Asri, Antapani, Bandung, berhasil diungkap pihak kepolisian. Korban selamat dan polisi bekuk empat pelaku utama.

Insiden terjadi pada Minggu siang pukul 12.00 WIB, ketika korban baru pulang dari arisan dan hendak masuk ke rumah. Seorang pria bersenjata diduga mengancam korban dan memaksanya masuk ke dalam mobil.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono, menjelaskan kronologi awal kejadian,

“Pada saat ibu itu pulang arisan dan mau masuk gerbang, ada lelaki mengancam, diduga menggunakan senjata api, langsung membawa korban ke dalam mobil dan kabur,” jelasnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap empat pelaku dengan inisial AS, TA, AT, dan DA. DA diketahui sebagai otak penculikan. Kombes Budi Sartono kembali menambahkan.

“Motifnya adalah sakit hati, tetapi detailnya masih kami dalami. Korban dan pelaku saling mengenal,” tambahnya.

Kepolisian juga sedang memverifikasi senjata yang digunakan pelaku.

“Apakah itu senjata asli, airsoft gun, atau senjata rakitan masih kami dalami,” ujar Kombes Budi.

Salah satu warga, ketika diwawancarai berkata, ia mendengar suara teriakan ketika kejadian berlangsung. Setelah ditelusuri ternyata suara teriakan tersebut berasal dari anak korban yang menyaksikan kejadian secara langsung.

Polisi bergerak cepat dengan memeriksa CCTV, saksi-saksi, dan plat nomor kendaraan. Pada pukul 20.00 WIB, korban ditemukan di kawasan Pasir Impun oleh tukang ojek pangkalan bernama Richard Siagian.

Saksi langsung, Richard menceritakan pengalamannya ketika mobil pelaku tiba-tiba menurunkan korban di depan ojek pangkalan tempat biasa ia singgah.

“Si ibunya nangis-nangis gemeteran. ‘Mau ke mana, Bu?’ Si ibu teh nggak ngejawab. Akhirnya pulang aja, sampai di perjalanan si ibunya ngomong, ‘Saya diculik,” ujar Richard ketika diwawancarai Jurnalposmedia, Selasa (10/12/2024).

Richard juga menjelaskan, pelaku memintanya mengantarkan korban pulang ke rumah.
Keterangan dari warga sekitar, Ketua RW 9, Dwi Budi (61), menambahkan, korban sempat mendapatkan ancaman sebelum dimasukkan ke dalam mobil.

“Informasi yang saya dapatkan sih diantar tukang ojek kawasan Pasir Impun. Tapi, alasan korban ada di sana masih pendalaman kepolisian,” ujar Dwi.

Kasus ini menjadi perhatian besar warga sekitar. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap lingkungan dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan.

Bagikan :
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Terlama
Terbaru Suara Banyak
Inline Feedbacks
View all comments