JURNALPOSMEDIA.COM – Hujan es kembali guyur Kota Bandung Minggu lalu dan beberapa hari sebelumnya. Fenomena ini kerap terjadi dibeberapa wilayah di Kota Bandung. Dikutip dari siaran pers Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Senin (24/04/2017).
Prakirawan BMKG Bandung, Neneng Sugiarto mengatakan hujan es merupakan air yang mengkristal akibat kondensasi uap air lewat pendinginan atmosfer pada lapisan diatas level beku. “Dengan suhu minus 44 derajat celcius air terbentuk menjadi butiran es. Jadi begitu turun masih berupa butiran es,” kata Neneng.
Fenomena ini adalah fenomena alamiah yang terjadi pada masa transisi atau musim pancaroba, baik dari musim kemarau ke musim hujan maupun sebaliknya. Ada beberapa pertanda jika akan terjadi hujan es, yaitu satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari terasa panas dan gerah.
Hal ini diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat ditunjukkan oleh nilai perbedaan suhu udara antara pukul 10.00 dan 07.00 LT (> 4.5°C) disertai dengan kelembaban yang cukup tinggi ditunjukkan oleh nilai kelembaban udara di lapisan 700 mb (> 60%)
Tanda lainnya, seperti terlihat mengumpalnya awan Cumulus (awan putih berlapis – lapis). Diantara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu – abu menjulang tinggi seperti bunga kol.
Tahap berikutnya, awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu – abu atau hitam yang dikenal dengan awan Cb (Cumulonimbus).Angin kencang mulai berhembus dan terasa dingin disekitar tempat kita berdiri. Biasanya hujan yang pertama kali turun adalah hujan deras dengan tiba-tiba.
Menanggapi fenomena tersebut salah satu Mahasiswa UIN Bandung, Risya (20) mengungkapkan, hujan es disertai angin kencang telah merobohkan tiang papan reklame di Kiaracondong, Bandung. Pagar seng pemisah lahan kosong disekitar kawasan tersebut juga ikut diterpa angin.
Kondisi cuaca buruk juga diungkapkan pula oleh salah satu pengendara sepeda motor, Aang (35). Ia terpaksa memutar arah akibat tumbangnya pohon di Jalan Laswi. Selain itu banjir juga menggenang setinggi 50 sentimeter.
Cuaca buruk seringkali terjadi beberapa pekan ini di Kota Bandung. Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, ada baiknya kita mengetahui info terbaru cuaca hari ini di televisi, radio, media sosial ataupun website resmi BKMG Kota Bandung.