Fri, 6 February 2026

Dampak Banjir Terhadap Lingkungan dan Kehidupan Masyarakat

Reporter: Dilasti Almaidah Putri | Redaktur: Ravi Ahmad Maulana | Dibaca 185 kali

(Sumber foto: Freepik.com)

JURNALPOSMEDIA.COM- Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia, terutama saat musim hujan. Bencana ini umumnya disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, kondisi lingkungan yang kurang terjaga, serta sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik. Selain faktor alam, aktivitas manusia seperti penebangan hutan secara liar dan kebiasaan membuang sampah sembarangan juga memperparah terjadinya banjir.

Menurut analisis Aqueduct Global Flood Analyzer, Indonesia termasuk ke dalam negara yang penduduknya kerap terdampak banjir setiap tahun. Aqueduct Global Flood Analyzer menampilkan data 15 negara yang paling rentan terhdap banjir dan mayoritasnya negara paling tidak berkembang atau negara tertinggal.

Melansir Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat setidaknya terdapat jenis banjir yang dapat melanda Indonesia, yakni banjir bandang, banjir luapan sungai atau danau, banjir lumpur, hingga banjir rob.

Banjir tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga berdampak besar terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Berikut beberapa dampak penting akibat banjir yang perlu kita ketahui!

Dampak Banjir Terhadap Lingkungan

1. Kerusakan Ekosistem

Kerusakan ekosistem adalah terganggunya keseimbangan alam akibat perubahan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas manusia atau faktor alam. Kondisi ini mengakibatkan rusaknya habitat, terganggunya rantai makanan, serta menurunnya kemampuan lingkungan dalam menopang kehidupan makhluk hidup.

2. Pencemaran Lingkungan

Pencemaran lingkungan terjadi ketika zat berbahaya seperti limbah industri, sampah, dan asap masuk ke lingkungan sehingga menurunkan kualitas udara, air, dan tanah. Dampaknya dapat membahayakan kesehatan manusia serta merusak kelestarian lingkungan.

3. Erosi dan Lingkungan

Erosi adalah proses pengikisan tanah oleh air atau angin yang dipercepat oleh penggundulan hutan dan pengelolaan lahan yang tidak tepat. Erosi menyebabkan hilangnya lapisan tanah subur dan dapat memicu bencana seperti banjir dan longsor.

4. Penurunan Kualitas Air

Penurunan kualitas air disebabkan oleh masuknya limbah rumah tangga, industri, dan bahan kimia ke sumber air. Hal ini membuat air tidak layak digunakan, mengancam kesehatan manusia, serta mengganggu kehidupan organisme air.

Dampak Banjir Terhadap Kehidupan Masyarakat

1. Kesehatan dan Ekonomi

Kesehatan dan ekonomi saling terkait erat dalam situasi krisis. Ketika masyarakat terkena penyakit atau bencana yang merusak fasilitas kesehatan, produktivitas menurun karena orang tidak bisa bekerja secara normal. Hal ini berdampak pada pendapatan keluarga dan perekonomian lokal, sementara biaya pengobatan justru kian meningkat.

2. Terganggunya Aktivitas Sehari-hari

Terbatasnya akses ke sekolah, tempat kerja, dan layanan publik menjadi terbatas atau terhenti, sehingga kegiatan sehari-hari tidak bisa berjalan normal. Gangguan ini membuat masyarakat harus menyesuaikan diri dengan cara baru atau menunda berbagai aktivitas penting, yang pada akhirnya memengaruhi produktivitas dan kenyamanan hidup sehari-hari.

3. Dampak Sosial dan Psikologis

Selain dampak fisik dan ekonomi, krisis juga menimbulkan tekanan sosial dan psikologis. Stres, kecemasan, rasa takut, dan konflik sosial bisa meningkat karena ketidakpastian dan kesulitan hidup. Hubungan antarindividu atau antarkomunitas juga bisa terganggu, sementara dukungan sosial yang terbatas memperparah kondisi psikologis masyarakat.

4. Krisis Air Bersih dan Pangan

Kelangkaan air minum layak serta bahan pangan tidak hanya berdampak pada malnutrisi dan penyakit, namun juga memicu kemiskinan. Selain itu, keterbatasan sumber daya ini rentan menimbulkan konflik antarindividu atau antarkelompok yang berebut akses, sehingga berpotensi memperburuk situasi sosial di masyarakat.

Pemahaman mendalam mengenai dampak banjir sangat penting agar masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dan berperan aktif dalam upaya pencegahan serta penanggulangan banjir di masa mendatang.

 

 

 

Bagikan :
guest
0 Komentar
Terlama
Terbaru Suara Banyak
Inline Feedbacks
View all comments