Wed, 3 June 2026

Bukan Sekadar Bahasa, GRADASI 2026 Soroti Bahasa Arab sebagai Kunci Intelektual Islam

Reporter: Aqila Naila Fitri | Redaktur: Nida Rasya Kania | Dibaca 60 kali

Sumber foto: Aqila Naila/Magang

JURNALPOSMEDIA.COM – Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung menggelar seminar ilmiah dalam rangkaian GRADASI 2026 di Gedung Abjan Soelaiman, Selasa (2/6/2026). Seminar ini menyoroti peran bahasa Arab sebagai fondasi intelektual dan pemersatu peradaban Islam di era modern.

Seminar ilmiah ini menghadirkan penulis sekaligus akademisi, Ustadz Muhammad Nuruddin, Lc., M.A., sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa bahasa Arab memiliki fleksibilitas makna yang tinggi serta menjadi salah satu dasar bagi berkembangnya berbagai disiplin ilmu dalam ajaran Islam.

Hubungan Masyarakat (Humas) GRADASI 2026, Dimas, menjelaskan bahwa tema ini diangkat untuk mengkaji kembali pentingnya bahasa Arab sebagai fondasi intelektual dalam dunia akademik. Menurutnya, satu kata dalam bahasa Arab dapat memiliki berbagai makna sehingga pemahaman yang mendalam diperlukan untuk menjaga ketepatan maknanya.

“Kata ba aja, kita tuh enggak cuma mendapatkan satu makna aja, jadi penting bagi kita untuk mengkaji dan mengulik ulang pemahaman tentang bahasa Arab,” ujar Dimas ketika di wawancarai Jurnalposmedia, Selasa (2/6/2026).

Acara yang berlangsung interaktif ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta, tidak hanya dari internal jurusan, tetapi juga mahasiswa lintas program studi. Salah satu peserta dari Jurusan Hukum Keluarga angkatan 2025, Muhammad Darpa Sidik Al Asy’ari, mengungkapkan rasa senangnya bisa hadir dan berdiskusi langsung dengan pemateri. Bagi Darpa, seminar ini membuka wawasan baru mengenai karakter bahasa Arab yang dinamis dan kaya makna.

“Saya mendapatkan wawasan baru ternyata Bahasa Arab itu leksikal, bisa ditarik ke sana ke sini tergantung bagaimana kita menggunakannya. Bahasa Arab ini sangat penting dipahami untuk mengkaji agama dan Al-Qur’an,” ungkap Darpa.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan plakat penghargaan kepada pemateri. Melalui seminar ini, peserta diajak untuk memahami kembali pentingnya bahasa Arab sebagai kunci dalam pengkajian ilmu-ilmu keislaman dan sumber-sumber ajaran Islam.

 

Bagikan :

Tinggalkan komentar pertama